Seputar Solo Raya
Marak Juru Parkir Liar di Masjid Zayed Solo, Pengunjung Cukup Bayar ke Jukir Berseragam
Musim libur nataru didepan mata, pengunjung Masjid Zayed di Solo, diminta untuk hanya membayar parkir ke jukir yang berseragam, maraknya jukir liar.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Imbauan tegas kepada para pengunjung Masjid Zayed Solo dan destinasi lainnya
- Disarankan agar masyarakat tidak ragu menolak membayar jika ada pihak yang meminta pungutan parkir tanpa mengenakan seragam resmi juru parkir (jukir)
- Setelah viral membayar ke jukir liar dengan nominal mencapai ratusan ribu
TRIBUNTRENDS.COM - Musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sering kali identik dengan peningkatan volume wisatawan, namun juga membawa kekhawatiran klasik, aksi parkir liar dengan tarif yang mencekik.
Kota Solo, sebagai salah satu destinasi favorit, tidak terkecuali dari potensi masalah ini.
Wisatawan, khususnya yang berasal dari luar kota, kerap menjadi sasaran penarikan tarif parkir yang tidak wajar atau ngepruk oleh oknum tak bertanggung jawab.
Menyikapi keresahan ini, Lanyono, Ketua Paguyuban Warga Rejosari, memberikan imbauan tegas kepada para pengunjung.
Ia menyarankan agar masyarakat tidak ragu menolak membayar jika ada pihak yang meminta pungutan parkir tanpa mengenakan seragam resmi juru parkir (jukir).
“Yang tidak pakai seragam boleh seperti itu (tidak bayar),” kata Lanyono, Kamis (11/12/2025).
Baca juga: Cegah Banjir di Solo, Mahasiswa Ilkom UMS & Komunitas Gorong-Gorong Bersihkan Anak Sungai Kali Pepe
Jaminan Parkir Resmi di Sekitar Masjid Sheikh Zayed
Khusus di area sekitar Masjid Raya Sheikh Zayed, Lanyono memastikan bahwa operasional parkir di sana berada di bawah pengawasan ketat.
Semua juru parkir yang bertugas di lokasi tersebut, menurutnya, telah memiliki izin resmi dan berkomitmen mematuhi aturan tarif yang ditetapkan.
“Sudah resmi, semua punya KTA. Semua sudah resmi. Sudah sesuai aturan,” ungkapnya.
Saat ini, tercatat ada sekitar 61 juru parkir yang diizinkan beroperasi di kawasan Masjid Sheikh Zayed.
Mereka bekerja berdasarkan sistem shift yang telah disepakati bersama untuk menjamin layanan tetap berjalan tertib.
“Satu yang di situ kan sudah kita klopkan masing-masing. Kita punya skema, punya kantong-kantong sendiri dan kantong-kantong itu kan sudah kita plotkan nama-namanya. Ada shift,” tuturnya.
Baca juga: Berasal dari Solo, Anak yang Diadopsi Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Diberi Nama Siti Aminah
Meredam Isu Hoaks Tarif Parkir Ratusan Ribu
Belum lama ini, kabar viral mengenai dugaan tarif parkir yang mencapai ratusan ribu rupiah di sekitar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo sempat meresahkan publik. Pihak berwenang segera bergerak cepat untuk meluruskan informasi ini.
Haryono Nugroho, Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta, dengan tegas menyatakan bahwa isu penarikan tarif hingga Rp400 ribu tersebut hanyalah hoaks.
Sumber: Tribun Solo
| Pesan Jokowi untuk Mayor Windra yang Tiba-tiba Pamit Usai 8 Tahun Setia Mengawal: Cari Ilmu di Luar |
|
|---|
| 8 Tahun Jadi Paspampres Jokowi, Mayor Windra Tiba-tiba Berpamitan, Terungkap Jabatan Barunya |
|
|---|
| Langkah Fadli Zon yang Bikin Raja Solo PB XIV Purboyo Marah, Sang Menteri Kebudayaan Digugat ke PTUN |
|
|---|
| Dari Sekolah ke Pengungsian: Ribuan Paket MBG Grogol Dialihkan untuk Korban Banjir Sukoharjo |
|
|---|
| Ketinggian Air 1 Meter, Warga Gentan Sukoharjo Bertahan di Pengungsian, Banjir Terparah Sejak 1997 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Ilustrasi-juru-parkir-j.jpg)