Breaking News:

Berita Viral

Tragis yang Dialami Siswi SD Korban Bully, dari Diludahi, Ditabrak Sepeda hingga Kini Trauma Hebat

Siswi SD asal Karawang alami perundungan dari temannya perkara awalanya penolakan meminjam kipas, kini alami patah tulang hingga trauma hebat.

Editor: Sinta Darmastri
Freepik
Ilustrasi perundungan - Siswi SD asal Karawang alami perundungan dari temannya perkara awalanya penolakan meminjam kipas, kini alami patah tulang hingga trauma hebat. 

Ringkasan Berita:
  • Perundungan di kelas sekolah dasar sedang tidak baik-baik saja
  • Terdapat korban yang dibully temannya dari diludahi, ditabrak sepeda, hingga kini patah tulang
  • Korban kini sedang opname setelah jalani operasi dan trauma hebat

 

TRIBUNTRENDS.COM - Kisah pilu menimpa seorang siswi kelas 6 SD Negeri di Kecamatan Tirtajaya, Karawang, berinisial NER. 

Ia diduga kuat menjadi korban perundungan atau bullying yang sangat parah. Tidak hanya mengalami trauma mendalam, akibat penganiayaan oleh teman sekelasnya, korban bahkan menderita patah tulang.

Ibu korban, Rizka Puspitasari (36), membeberkan kronologi kejadian yang ia dapat dari pengakuan sang putri. Insiden mengerikan itu terjadi di dalam kelas pada tanggal 6 November 2025.

Dimulai dari Penolakan Meminjam Kipas

Semua bermula dari hal sepele. Terduga pelaku, seorang siswa laki-laki, berniat meminjam kipas mini milik NER. Ketika korban menolak, kemarahan pelaku tak terhindarkan. 

Ia melancarkan aksi kekerasan dengan menjambak kerudung korban hingga tiga kali, disusul dengan melontarkan kata-kata kasar yang menghina orangtua korban.

Mendapat perlakuan keji dan hinaan, Rizka menuturkan bahwa putrinya sempat melakukan perlawanan. 

"Karena merasa dihina, anak saya sempat membela diri," kata Rizka saat dikonfirmasi pada Kamis (27/11/2025).

Baca juga: Fakta Mengejutkan di Balik Ledakan SMAN 72 Jakarta: Dendam, Bully dan Bom Rakitan Kaleng Soda

Kekerasan Berlanjut di Luar Sekolah

Naas, aksi kasar pelaku tidak berhenti di lingkungan sekolah. Ketika NER hendak pulang, pelaku kembali mengincar korban dan melampiaskan kekesalannya dengan cara yang lebih brutal.

Siswa tersebut dengan sengaja menabrakkan sepeda listrik ke arah perut NER, melempar batu hingga mengenai paha korban, bahkan meludahi wajahnya. 

Korban sempat berupaya membalas dengan meludah, namun tindakan ini justru memicu amarah pelaku semakin tak terkendali.

Pelaku kemudian mengejar korban dengan niat memukul. Dalam upaya melarikan diri, NER terjatuh keras. Benturan fatal itu mengakibatkan patah tulang di bagian tangan kanan.

"Iya tulang tangan kanan (patah), dilakukan tindakan operasi (di rumah sakit), sekarang lagi pemulihan (di rumah)," tutur Rizka, menjelaskan kondisi putrinya pascaoperasi.

Baca juga: Cinta Ditolak, Anak Lelaki Usia 12 Tahun Jadi Korban Bully Teman Sampai Alami Gegar Otak

Menuntut Efek Jera

Rizka menambahkan, NER kini berada dalam masa pemulihan fisik, namun menderita trauma berat akibat kekerasan yang dialaminya. Dampaknya sangat serius: putrinya kini menolak kembali ke sekolah karena merasa malu.

Hal ini mendorong Rizka untuk menuntut pertanggungjawaban dan efek jera bagi pelaku. Ia bahkan berencana membawa kasus ini ke jalur hukum, yakni melaporkannya ke Kepolisian.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Tags:
bullysiswi SDtrauma
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved