Breaking News:

Kematian Brigadir Esco

Pesan Haru Briptu Rizka, Janji Lindungi Anak Usai Bunuh Brigadir Esco: Berjuang Meski Dunia Kejam

Tragedi kematian Brigadir Esco, sang istri sekaligus tersangka pembunuhan yakni Briptu Rizka tulis pesan haru untuk anak-anak.

Tayang:
Editor: jonisetiawan
Kolase TribunTrends/Polres Lombok
KEMATIAN BRIGADIR ESCO - Kasus kematian Brigadir Esco, sang istri sekaligus tersangka pembunuhan yakni Briptu Rizka tulis pesan haru untuk anak-anak. 

“Ibu dari korban menjawab ‘saya yang melahirkan anak saya, saya yakin anak saya masih berada di sekitar rumah tersebut’. Maka besok paginya, jenazah itu ditemukan,” kata Anton.

Dan benar saja, Brigadir Esco ternyata hanya ditemukan sekitar 12 meter dari rumahnya sendiri.

POLWAN BUNUH POLISI - Briptu Rizka panik usai kematian sang suami, Brigadir Esco, sempat minta tolong ke mertua, pesan putus asa ke mertua terungkap. Foto diolah pada 23 September 2025.
POLWAN BUNUH POLISI - Briptu Rizka panik usai kematian sang suami, Brigadir Esco, sempat minta tolong ke mertua, pesan putus asa ke mertua terungkap. Foto diolah pada 23 September 2025. (Kolase TribunTrends/Ist)

Gelagat Mencurigakan di Mata Keluarga

Sejak awal, keluarga korban menganggap Rizka menunjukkan perilaku yang tidak wajar. Ia tidak pernah menghadiri tahlilan suaminya, hanya sekali terlihat di pemakaman, bahkan sempat berulang kali pura-pura pingsan saat jasad Esco ditemukan.

Foto-foto dan video Rizka yang pingsan memang viral di media sosial, namun setelah ia resmi ditetapkan tersangka pada 21 September 2025, publik justru menilainya sebagai sebuah “sandiwara.”

“Saat penemuan katanya istrinya yang polwan ini sering pingsan, mungkin karena penemuan ini,” kata Muhammad Rizal, Kepala Dusun Nyiur Lembang.

Kecurigaan keluarga korban makin kuat. Samsul Herawadi, ayah Brigadir Esco, menegaskan banyak kejanggalan yang ia temukan pada tubuh anaknya.

“Sangat-sangat banyak (kejanggalan). Kalau ditanya hal kejanggalan sangat banyak karena ada anggota tubuh, organ tubuh yang hilang,” ujarnya kepada Tribun Lombok, Rabu (27/8/2025).

Baca juga: Janji ke Makam Brigadir Esco, Briptu Rizka Tak Pernah Hadir: Keluarga Makin Curiga

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), penyidik memang menyebut ada luka akibat hantaman benda tumpul. Namun Samsul bersikeras luka itu lebih dari sekadar hantaman.

“Saya bilang begini. Mohon maaf Pak, ini bukan luka. Ini hilang organ tubuh.

Bukan luka. Namanya luka itu bekas cuma tidak hilang. Jadi di situ luka itu hilang, bukan luka,” tegasnya.

Keyakinan Keluarga: Bukan Bunuh Diri, Tapi Dibunuh

Bagi keluarga besar, terutama sang ayah, kematian Brigadir Esco jelas bukan bunuh diri.

“Yakin pembunuhan, bukan bunuh diri. Paling fatal hukuman mati sudah. Kalau hukuman seumur hidup mungkin kami dari keluarga tidak bisa menerima,” ungkap Samsul dengan tegas.

Ia juga yakin menantunya, Briptu Rizka, bukan satu-satunya pelaku.

Halaman 2/3
Tags:
Briptu RizkaBrigadir Escobunuh
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved