Breaking News:

Tenis Disebut Olahraga High Intensity, Dokter Tirta Ingatkan Antisipasi Risiko Serangan Jantung

Berikut ini soal tenis yang mulai diliri setelah padel, termasuk olahraga berat dan rawan untuk yang punya penyakit jantung.

Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
Freepik
OLAHRAGA TENIS - Berikut ini soal tenis yang mulai diliri setelah padel, termasuk olahraga berat dan rawan untuk yang punya penyakit jantung. 

Ringkasan Berita:
  • Kemenangan tim ganda putri Indonesia di SEA Games 2025 menjadi momen yang membanggakan sekaligus menginspirasi banyak orang untuk kembali melirik olahraga tenis.
  • Tenis mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular serta meningkatkan stamina tubuh.
  • Tenis termasuk olahraga high intensity yang harus diwaspadai untuk pemiliki jantung lemah.

TRIBUNTRENDS.COM - Kemenangan tim ganda putri Indonesia di SEA Games 2025 menjadi momen yang membanggakan sekaligus menginspirasi banyak orang untuk kembali melirik olahraga tenis.

Meski sering disamakan dengan padel, olahraga tenis tak begitu banyak peminatnya.

Sehingga eksklusifitas tenis sering disebut olahraga untuk orang yang tau-tau aja.

Akan tetapi, tak ada salahnya menjajal olahraga yang hanya butuh minimal dua pemain dan maksimal empat pemain dalam satu lapangan ini.

Baca juga: Rahasia Cara Tulisan Berwarna di WhatsApp, Tak Perlu Aplikasi Tambahan, Tinggal Copy Paste

Karena ada serangkaian manfaat yang akan dirasakan oleh tubuh para petenis.

Berikut ini rangkumannya dilansir dari laman Better Health.

Ilustrasi raket tenis
Ilustrasi raket tenis (Freepik)

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Daya Tahan Tubuh

Tenis termasuk olahraga kardio yang menuntut pergerakan aktif dan berulang, mulai dari berlari mengejar bola, melakukan sprint pendek, hingga menjaga ritme permainan dalam durasi yang cukup lama.

Aktivitas ini membantu meningkatkan denyut jantung secara stabil sehingga melatih jantung bekerja lebih efisien.

Jika dilakukan secara teratur, tenis mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular serta meningkatkan stamina tubuh, seperti yang terlihat dari daya tahan para atlet ganda putri Indonesia yang mampu tampil konsisten hingga meraih kemenangan di SEA Games 2025.

2. Melatih Kekuatan dan Kelenturan Otot

Gerakan memukul bola dalam tenis melibatkan hampir seluruh kelompok otot tubuh, mulai dari lengan, bahu, punggung, perut, hingga kaki.

Setiap ayunan raket membutuhkan koordinasi dan kekuatan otot yang seimbang, sementara pergerakan lateral di lapangan membantu meningkatkan kelenturan dan stabilitas sendi.

Inilah alasan mengapa pemain tenis umumnya memiliki postur tubuh yang kuat dan seimbang, sesuatu yang bisa kamu dapatkan jika menjadikan tenis sebagai olahraga rutin.

3. Membantu Membakar Kalori dan Menjaga Berat Badan Ideal

Tenis dikenal sebagai olahraga yang efektif dalam membakar kalori karena menggabungkan kecepatan, kekuatan, dan ketahanan dalam satu aktivitas. Dalam satu sesi bermain, tubuh terus bergerak tanpa jeda panjang sehingga proses pembakaran energi berlangsung optimal.

Hal ini menjadikan tenis sebagai pilihan tepat bagi kamu yang ingin menjaga berat badan ideal tanpa harus melakukan latihan monoton, sekaligus tetap menikmati permainan yang menantang.

4. Meningkatkan Koordinasi, Refleks, dan Fokus

Halaman 1/2
Tags:
tenis
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved