Breaking News:

Beasiswa Kuliah 2025

Daftar Beasiswa "Hidden Games" yang Jarang Dilirik, Potensi Lolosnya Besar Jika Mendaftar

Berikut ini daftar beasiswa yang menjanjikan namun jarang lirik publik, padahal jika mendaftar memiliki potensi lolos yang besar

|
Gemini AI
MAHASISWA - Berikut ini daftar beasiswa yang menjanjikan namun jarang lirik publik, padahal jika mendaftar memiliki potensi lolos yang besar 

Berikut ini daftar beasiswa yang menjanjikan namun jarang lirik publik, padahal jika mendaftar memiliki potensi lolos yang besar

TRIBUNTRENDS.COM - Banyak siswa maupun mahasiswa yang setiap tahunnya berlomba-lomba mendaftar beasiswa populer seperti LPDP atau beasiswa dari kampus ternama. 

Namun, di balik itu, ada sejumlah program beasiswa yang sebenarnya tak kalah menjanjikan, tetapi justru jarang dilirik publik.

Padahal, peluang untuk lolos di beasiswa-beasiswa ini relatif lebih besar karena jumlah pendaftar tidak sebanyak program yang sudah populer. 

Selain itu, manfaat yang diberikan juga sangat menguntungkan, mulai dari biaya kuliah penuh, tunjangan hidup, hingga kesempatan mengikuti program pengembangan diri.

Baca juga: Cara Dapat Beasiswa JNE Ditransfer Rp 1 Juta Setiap Bulan, Mahasiswa S1 Bisa Daftar

Beasiswa-beasiswa ini biasanya datang dari lembaga nonpemerintah, yayasan, perusahaan, hingga kolaborasi dengan institusi luar negeri. 

Sayangnya, karena kurang publikasi dan jarang dibicarakan di ruang-ruang umum, banyak calon pendaftar yang melewatkan kesempatan emas tersebut.

Dengan memahami informasi dan persyaratannya sejak dini, peluang kamu untuk mendapatkan beasiswa ini justru lebih terbuka lebar dibanding harus bersaing di program dengan tingkat kompetisi super ketat.

BEASISWA MAHASISWA -
BEASISWA MAHASISWA - Berikut ini daftar beasiswa yang menjanjikan namun jarang lirik publik, padahal jika mendaftar memiliki potensi lolos yang besar (TRIBUNTRENDS.COM/Generated by AI)

Mengutip informasi beasiswa dari salah satu Konsultan Pendidikan ternama di Indonesia, Kobi Education, dapat diketahui bahwa minat masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi ke luar negeri tergolong sangat tinggi, baik dari kalangan siswa maupun mahasiswa.

Sepanjang tahun, tersedia berbagai program beasiswa yang membuka pendaftaran untuk pelajar Indonesia.

Beasiswa tersebut bisa berasal dari pemerintah Indonesia maupun hasil kerja sama bilateral antara Indonesia dengan negara lain.

Dengan banyaknya peluang yang ada, masyarakat Indonesia berkesempatan besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2, S3, maupun jenjang lain melalui program beasiswa.

Artikel ini akan membahas beberapa beasiswa yang masih jarang dilirik oleh pelajar Indonesia, meskipun sebenarnya menawarkan kesempatan besar.

Berikut adalah daftar beasiswa beserta syarat dan manfaat yang bisa didapatkan oleh para penerimanya.


INPEX Scholarship

Didirikan pada Maret 1981 oleh sebuah yayasan dengan dukungan donasi dari Indonesia,

INPEX Scholarship menjadi jembatan kerja sama antara Indonesia dan Jepang melalui program pertukaran studi.

Beasiswa ini ditujukan untuk jenjang S2 pada bidang ilmu alam (natural science), seperti teknik, agrikultur, fisika, matematika, biologi, kimia, farmasi, kedokteran, hingga ilmu komputer di universitas-universitas Jepang.

Pada tahun 2026, Indonesia akan memperoleh kuota lebih dari tiga penerima.

Persyaratan:

  • WNI berusia di bawah 30 tahun;

  • Lulusan S1 di bidang natural science dari universitas ternama di Indonesia, dengan pendidikan formal minimal 16 tahun atau setara;

  • IPK minimal 3;

  • Memiliki surat rekomendasi dari institusi, universitas, atau perusahaan yang diakui lembaga beasiswa;

  • Bersedia menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Jepang, serta berkomitmen berkontribusi bagi kedua negara setelah menyelesaikan pendidikan;

  • Tidak sedang menerima beasiswa lain di Jepang.

Manfaat yang diperoleh:

  • Dukungan finansial mencakup biaya tes masuk, pendaftaran, dan kuliah;

  • Uang saku bulanan sebesar 160.000 yen untuk kebutuhan hidup (kos, transportasi, internet, buku, kesehatan, dll.), dengan tiket transportasi terpisah;

  • Tiket pesawat pulang-pergi Indonesia–Jepang.

Durasi:
Beasiswa berlaku lebih dari 2 tahun 8 bulan, termasuk periode penelitian.

Biaya hidup akan diberikan sejak penerima meninggalkan Indonesia hingga dua minggu setelah studi selesai atau saat masa beasiswa berakhir.

Tambahan:

  • Uang kedatangan sebesar 60.000 yen saat pertama tiba di Jepang;

  • Biaya kursus bahasa Jepang yang ditanggung sebelum keberangkatan dari Indonesia.

Informasi lebih lengkap tersedia di situs resmi inpex-s.com.


Maastricht University NL – High Potential Scholarship

Universitas Maastricht di Belanda menawarkan beasiswa internasional untuk mahasiswa dari berbagai negara. Program ini bertujuan melahirkan lulusan yang berwawasan global, kritis, dan berkontribusi positif bagi komunitasnya.

Kriteria penilaian meliputi:

  • Prestasi akademik;

  • Aktivitas ekstrakurikuler;

  • Keterlibatan dalam kewarganegaraan aktif;

  • Kebutuhan finansial.

Beasiswa terbuka untuk jenjang S2, dengan periode pendaftaran biasanya berlangsung antara Oktober hingga Februari. Program ini tidak mensyaratkan pengalaman kerja, IPK minimum, maupun kewajiban kembali ke negara asal.

ILUSTRASI MAHASISWA -
ILUSTRASI MAHASISWA - Berikut ini daftar beasiswa yang menjanjikan namun jarang lirik publik, padahal jika mendaftar memiliki potensi lolos yang besar (Gemini AI)

Benefit:

  • Tanggungan biaya kuliah;

  • Biaya hidup;

  • Program pelatihan pra-akademik;

  • Asuransi kesehatan;

  • Visa.

Syarat pendaftaran:

  • Usia maksimal 35 tahun;

  • Curriculum Vitae (CV);

  • Motivation Letter;

  • Transkrip akademik;

  • Surat rekomendasi;

  • Kontak referensi;

  • Skor IELTS minimal 6,5;

  • Bukti prestasi;

  • Surat pernyataan kebutuhan finansial;

  • Telah mendaftar program S2 di Maastricht University.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui maastrichtuniversity.nl.


GIST Scholarship

Gwangju Institute of Science and Technology (GIST) di Korea Selatan menyediakan beasiswa fully funded untuk program S2 dan S3.

Pendaftaran biasanya dibuka pada Oktober dan April setiap tahunnya.

Benefit yang ditawarkan antara lain:

  • Bebas biaya kuliah;

  • Tunjangan bulanan, makan, dan tunjangan internasional;

  • Tiket pesawat;

  • 60 persen biaya asuransi kesehatan;

  • Fasilitas akomodasi atau asrama;

  • Kesempatan menjadi asisten penelitian dalam proyek tertentu;

  • Akses kuliah di salah satu universitas top 10 di Korea.

Beasiswa GIST cukup fleksibel karena memperbolehkan double funding, tidak ada batas usia, tanpa syarat pengalaman kerja, dan tidak melalui proses wawancara.

Syarat pendaftaran:

  • Mengisi formulir pendaftaran online;

  • Menyertakan ijazah dan transkrip akademik;

  • Dua surat rekomendasi;

  • Skor IELTS minimal 6,5;

  • Paspor yang masih berlaku.

Detail informasi bisa diakses melalui gist.ac.kr.


Ketiga beasiswa di atas masih jarang dilirik mahasiswa Indonesia, padahal masing-masing menawarkan manfaat yang cukup besar bagi pengembangan pendidikan dan karier di masa depan.

(TribunTrends.com)

 

Tags:
beasiswakuliahLPDP
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved