PPG Kemenag 2025
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dirancang Untuk?Pretest Modul Pedagogik GKMI PPG Kemenag 2025
Simaklah Pretest artikel ini menghadirkan kumpulan 40 soal Pretest Modul Pedagogik GKMI yang meliputi Topik 1 hingga Topik 8, untuk bahan belajar.
Editor: Sinta Darmastri
TRIBUNTRENDS.COM - Bagi Bapak/Ibu Guru yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 dari Kementerian Agama (Kemenag), khususnya peserta batch 3, pelatihan Modul Pedagogik Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyah (GKMI) akan segera dimulai pada 14 September 2025.
Sebelum memasuki pelatihan tersebut, seluruh peserta diwajibkan untuk mengikuti Pretest yang diselenggarakan melalui learning management system (LMS) resmi Kemenag.
Tes awal ini bertujuan untuk mengukur pemahaman awal guru terhadap materi pedagogik yang akan dipelajari.
Untuk membantu Bapak/Ibu Guru mempersiapkan diri menghadapi Pretest, artikel ini menghadirkan kumpulan 40 soal Pretest Modul Pedagogik GKMI yang meliputi Topik 1 hingga Topik 8.
Tidak hanya soal, tetapi juga lengkap dengan kunci jawaban yang dapat dijadikan referensi belajar efektif.
Materi soal ini dirancang khusus untuk memberikan gambaran soal yang akan dihadapi, sekaligus memperkuat kesiapan peserta agar dapat mengikuti pelatihan dengan lebih percaya diri dan hasil yang maksimal.
Baca juga: Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Bertujuan? Pretest Modul Pedagogik GKMI PPG Kemenag 2025
Soal Pretest Modul Pedagogik GKMI PPG Kemenag 2025 Topik 1-8
Topik 1: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Projek (Problem Based Learning/PBL dan Project Based Learning).
Soal Nomor 1
Bu Siti ingin menerapkan model PBL dalam pembelajaran Matematika kelas 4. Ia memberikan sebuah situasi bahwa “Jika satu keluarga membutuhkan 5 liter air bersih per hari dan ada 30 keluarga di kampung ini, berapa liter air yang dibutuhkan dalam seminggu?”. Salah satu manfaat dari pendekatan ini adalah ....
A. Meningkatkan hafalan rumus tanpa eksplorasi lebih lanjut
B. Melatih siswa menyelesaikan soal dengan cara mekanis
C. Mengembangkan keterampilan berpikir kritis
D. Membuat siswa bergantung pada guru dalam menyelesaikan soal
E. Mempercepat dalam penyampaian materi
Kunci Jawaban:
C. Mengembangkan keterampilan berpikir kritis
Topik 2: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Diferensiasi (Differentiation Based Learning/DBL)
Soal Nomor 1
Di sebuah kelas terdapat 30 siswa, anda menyadari bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan belajar yang berbeda. Beberapa siswa lebih suka belajar melalui gambar dan grafik, sementara lain lebih memahami materi melalui diskusi dan praktik langsung. Oleh karena itu, anda menerapkan model pembelajaran berdiferensiasi dengan menyediakan berbagai metode pembelajaran. Dari pernyataan di atas, prinsip utama dalam pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan adalah …
A. Diferensiasi berdasarkan minat
B. Diferensiasi berdasarkan kesiapan belajar
C. Diferensiasi berdasarkan proses
D. Diferensiasi berdasarkan produk
E. Diferensiasi berdasarkan lingkungan belajar
Kunci Jawaban:
C. Diferensiasi berdasarkan proses
Baca juga: Tantangan Utama dari Penggunaan AI dalam Pendidikan Bagi Gen Z? Pretest Modul Pedagogik GKMI PPG
Topik 3: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Kesatuan Materi, Pedagogik Pedagogik dan Teknologi (Technological Pedagogical and Content Knowledge/TPACK)
Soal Nomor 1
Seorang guru kelas akan mengajar mata pelajaran IPS ingin membuat pembelajaran sejarah lebih menarik dengan memanfaatkan teknologi. Ia memiliki opsi menggunakan video dokumenter, aplikasi timeline interaktif, virtual reality sejarah, diskusi daring, atau cerita digital interaktif. Namun, ia khawatir siswa hanya akan fokus pada teknologi tanpa benar-benar memahami materi. Berdasarkan pendekatan TPACK, strategi terbaik yang dapat digunakan guru tersebut adalah …
A. Menggunakan aplikasi timeline interaktif saja karena siswa dapat melihat urutan peristiwa dengan jelas
B. Memanfaatkan teknologi hanya sebagai pelengkap, tanpa mengubah cara mengajar tradisional
C. Mengintegrasikan virtual reality dengan diskusi kelompok agar siswa mengalami dan mendiskusikan sejarah secara mendalam
D. Memberikan tugas menonton video dokumenter lalu meminta siswa merangkumnya dalam bentuk tulisan
E. Menggunakan berbagai teknologi tanpa mempertimbangkan kesesuaian dengan
karakteristik materi dan siswa
Kunci Jawaban:
C. Mengintegrasikan virtual reality dengan diskusi kelompok agar siswa mengalami dan mendiskusikan sejarah secara mendalam
Topik 4: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning (Mindful Learning, Meaningful Learning, and Joyful Learning)
Soal Nomor 1
Dalam konteks pembelajaran dengan pendekatan Deep Learning, yang menekankan pada suasana belajar yang mindful, meaningful, dan joyful, sebaiknya seorang pendidik mengintegrasikan aspek-aspek olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga dalam proses pembelajaran agar siswa dapat terlibat secara maksimal dengan cara …
A. Pendekatan ini cukup dengan fokus pada aspek intelektual siswa, karena siswa akan belajar dengan cepat dan efisien jika hanya dipenuhi dengan pengetahuan kognitif
B. Pendidik harus memberikan pembelajaran yang lebih berbasis teori dan konsepkonsep yang abstrak tanpa melibatkan keterampilan praktis atau perasaan siswa
C. Proses pembelajaran yang holistik mengharuskan pendidik menciptakan pengalaman belajar yang menggabungkan intelektual, etika, estetika, dan kinestetik agar siswa merasa terlibat dan dapat belajar secara reflektif dan relevan
D. Siswa harus diberikan kebebasan penuh untuk menentukan apa yang ingin dipelajari tanpa peduli pada pengembangan aspek lain selain intelektual
E. Fokus utama pembelajaran sebaiknya hanya pada kegiatan fisik atau kinestetik, sementara aspek lain seperti pemahaman konsep dan etika dapat dipelajari secara terpisah
Kunci Jawaban:
C. Proses pembelajaran yang holistik mengharuskan pendidik menciptakan pengalaman belajar yang menggabungkan intelektual, etika, estetika, dan kinestetik agar siswa merasa terlibat dan dapat belajar secara reflektif dan relevan
Topik 5: Pendekatan dan Strategi Layanan Bimbingan Konseling untuk Supervisi Klinis
Soal Nomor 1
Layanan bimbingan dan konseling di sekolah bertujuan untuk membantu peserta didik dalam mengatasi masalah pribadi, sosial, maupun akademik. Setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda, dan layanan ini disesuaikan dengan kebutuhan tersebut untuk mendukung perkembangan mereka secara optimal. Dari pernyataan berikut, hal yang paling sesuai dengan prinsip utama layanan bimbingan dan konseling adalah …
A. Layanan bimbingan hanya diberikan kepada siswa yang memiliki masalah
B. Guru kelas bertanggung jawab penuh terhadap layanan bimbingan di sekolah
C. Bimbingan dan konseling harus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan individu siswa
D. Konseling hanya diberikan kepada siswa yang mengajukan oleh guru BK
E. Layanan bimbingan dan konseling hanya berfokus pada akademik siswa
Kunci Jawaban:
C. Bimbingan dan konseling harus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan individu siswa
Baca juga: Memahami Kebutuhan Emosional dan Spiritual Siswa dalam Pembelajaran PAI? Modul Pedagogik PPG Kemenag
Topik 6: Pendekatan Pendidikan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus (Pendidikan Inklusi)
Soal Nomor 1
Dina adalah seorang anak dengan kebutuhan khusus yang bergabung dalam kelas umum di sekolah dasar. Meskipun Dina memiliki keterbatasan dalam berbicara, ia memiliki potensi untuk belajar dan berinteraksi dengan teman-temannya. Guru kelas berusaha menciptakan suasana belajar yang inklusif dengan menggunakan berbagai metode pengajaran yang dapat diakses oleh Dina dan teman-temannya. Untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi Dina, hal yang seharusnya menjadi prioritas utama bagi seorang guru adalah …
A. Menggunakan teknologi bantu untuk mendukung komunikasi Dina
B. Mengabaikan kebutuhan Dina karena bisa mengganggu proses belajar temantemannya
C. Memberikan pelajaran tambahan hanya untuk Dina
D. Membatasi interaksi Dina dengan teman-temannya agar tidak mengganggu
E. Menugaskan Dina untuk lebih banyak bekerja secara individu
Kunci Jawaban:
A. Menggunakan teknologi bantu untuk mendukung komunikasi Dina
Topik 7: Karakteristik dan Gaya Belajar Peserta Didik Gen Z Dan Alpha
Soal Nomor 1
Di dunia pendidikan, kecerdasan buatan (AI) kini banyak digunakan sebagai asisten pengajar. AI dapat memberikan materi pelajaran, latihan soal, hingga menjawab pertanyaan siswa secara otomatis. Namun, meskipun memberikan banyak keuntungan, AI juga memiliki keterbatasan. Sebagai contoh, meskipun AI bisa menjawab pertanyaan dengan cepat, AI mungkin tidak bisa sepenuhnya memahami kondisi emosional siswa yang mempengaruhi cara mereka belajar. Yang menjadi tantangan utama dari penggunaan AI dalam pendidikan bagi Gen Z adalah …
A. AI dapat menggantikan guru sepenuhnya dalam proses pembelajaran
B. AI hanya mampu memberikan jawaban berdasarkan data yang ada, tanpa memahami emosi siswa
C. Semua siswa lebih menyukai AI dibandingkan metode pembelajaran tradisional
D. AI tidak bisa digunakan dalam mata pelajaran sains dan teknologi
E. AI selalu memberikan jawaban yang benar tanpa perlu validasi
Kunci Jawaban:
B. AI hanya mampu memberikan jawaban berdasarkan data yang ada, tanpa memahami emosi siswa
Topik 8: Guru Profesional Era Digital Dan Artificial Intelligent (Al)
Soal Nomor 1
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dirancang untuk membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran mereka secara berkelanjutan melalui pelatihan, refleksi, dan penerapan ilmu yang didapat dalam praktek sehari-hari. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang guru yang ingin mengikuti Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah ....
A. Mengumpulkan angka kredit PKB
B. Mengikuti seminar dan webinar yang tersedia
C. Mendaftar dalam platform PKB dan memeriksa program yang tersedia
D. Melakukan evaluasi atas kegiatan yang telah dijalani
E. Bekerjasama dengan sesama guru dalam pengelolaan sekolah
Kunci Jawaban:
C. Mendaftar dalam platform PKB dan memeriksa program yang tersedia
===
*) Disclaimer:
Kunci jawaban di atas hanya hanya digunakan sebagai panduan bagi Guru Peserta Pelatihan PPG Daljab Kemenag 2025. Soal bersifat terbuka sehingga memungkinan ada jawaban lainnya.
Demikian 40 Soal Pretest Modul Pedagogik GKMI PPG Kemenag 2025 Topik 1-8 dan Kunci Jawaban.
(TribunTrends.com/Tribun Network)
| Contoh Pretest Modul Profesional Akidah Akhlak Topik 2 Asmaul Husna PAI, PPG Kemenag 2025 |
|
|---|
| Modul Pengembangan Perangkat Pembelajaran Topik 1, Contoh Analisis Capaian dan Tujuan, PPG Kemenag |
|
|---|
| Bagaimana AI Dapat Membantu Meningkatkan Efektivitas di Era Digital? Pretes Modul Pedagogik PPG |
|
|---|
| Apa yang Menjadi Tantangan Utama bagi Guru dalam Memanfaatkan Teknologi dan AI? Modul Pedagogik PPG |
|
|---|
| Bagaimana Peran Utama AI dalam Mendukung Peran Guru? Pretest Modul Pedagogik Fikih Topik 8 Kemenag |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/modul-pedagogik-cv.jpg)