Politik Viral
Ucapan Tiyo Eks BEM UGM Hina Prabowo Lewat Kucing Scabies, Adhyaksa Dault Elus Dada: Astaghfirullah
Adhyaksa Dault marah terhadap pernyataan Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, yang dianggap telah menghina Prabowo Subianto
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Adhyaksa Dault menyampaikan kemarahan dan kekecewaannya terhadap pernyataan Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, yang dianggap telah menghina Prabowo
- Kontroversi muncul setelah beredar video yang memperlihatkan Tiyo menceritakan seekor kucing sakit yang diberinya nama berupa plesetan yang merujuk kepada Presiden Prabowo
- Menurut Adhyaksa, kritik terhadap kebijakan pemerintah adalah hal yang wajar dalam demokrasi
TRIBUNTRENDS.COM - Polemik yang melibatkan Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, terus bergulir dan memantik reaksi dari berbagai kalangan.
Kali ini, kritik keras datang dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault, yang secara terbuka menyatakan kemarahannya terhadap pernyataan Tiyo yang dianggap telah melewati batas kritik dan masuk ke ranah penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Adhyaksa mengaku selama ini mengikuti berbagai kritik yang disampaikan Tiyo kepada pemerintah. Bahkan, pada awalnya ia mengaku menaruh simpati kepada mahasiswa tersebut karena dinilai berani menyuarakan kritik terhadap kebijakan publik.
Namun pandangan itu berubah setelah beredar video yang memperlihatkan Tiyo membuat perumpamaan dengan memberi nama seekor kucing menggunakan plesetan nama Presiden Prabowo.
Baca juga: Sebut Pemerintah Mulai Menyerah, Tiyo Eks Ketua BEM UGM Peringatkan Purbaya: Stop Berkata Palsu
Dalam video yang menjadi sorotan publik itu, Tiyo bercerita mengenai seekor kucing yang ia temukan dalam kondisi sakit akibat scabies dan infeksi jamur yang menyerang bagian kepalanya.
"Saya lihat ada kucing yang scabies gemuk sekali badannya. Tapi kepalanya itu dihinggapi jamur scabies yang membuat dia jadi gak bisa melihat. Saya kasih nama kucing itu Prabodoh Subiantolol," kata Tiyo.
Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Adhyaksa Dault. Mantan aktivis mahasiswa itu mengaku terkejut dan kecewa karena menilai ucapan tersebut tidak mencerminkan tradisi kritik yang selama ini dijunjung tinggi dalam dunia kemahasiswaan.
Adhyaksa: Kritik Boleh, Menghina Tidak
Dalam tanggapannya, Adhyaksa menegaskan bahwa dirinya memiliki pengalaman panjang sebagai aktivis mahasiswa hingga pejabat negara. Ia mengaku pernah berada di posisi yang sama dengan Tiyo saat masih aktif di organisasi kemahasiswaan.
"Astagfirullah. 5 tahun saya menteri, sebelumnya saya KNPI, sebelumnya HMI, sebelumnya saya seperti kamu sama saya Ketua Senat mahasiswai kamu ketua BEM kan, tapi saya belum pernah kasih statment, walaupun 10 tahun saya tidak suka dengan kebijakan Jokowi saya tidak pernah berkata kasar seperti kamu, dan saya belum pernah dengar berkata kasar seperti kamu terhadap kepala negara," katanya.
Nada kecewa Adhyaksa semakin terlihat ketika ia menilai ucapan tersebut telah melampaui batas etika dalam menyampaikan kritik.
"Itu luar biasa kamu nauzubillah, kenapa kamu ngomong begitu, gak boleh kayak gitu yah," katanya.
Menurut Adhyaksa, dirinya selama ini memilih diam dan tidak ikut mengomentari berbagai perdebatan politik yang berkembang. Namun kali ini ia merasa perlu menyampaikan sikap secara terbuka.
"Hari ini saya baru ngomong karena saya kesal melihat kamu dan walaupun sebelah kamu tuh tertawa-tawa, saya gak suka dengan sikap kamu seperti itu," katanya.
Baca juga: Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dianggap Hina Prabowo, Hotman Paris: Tahu Beda Kritik & Menghina?
Dari Simpati Menjadi Kekecewaan
Adhyaksa mengungkapkan bahwa sebelumnya ia termasuk orang yang menghargai keberanian Tiyo dalam mengkritik pemerintah.
Sumber: TribunTrends.com
| Berani Tuding Budiman Sudjatmiko Cacat Logika, Mahasiswa Undip Ini Langsung Diusir Keluar Forum! |
|
|---|
| Sebut Pemerintah Mulai Menyerah, Tiyo Eks Ketua BEM UGM Peringatkan Purbaya: Stop Berkata Palsu |
|
|---|
| SBY Mendadak Muncul Beri Wejangan Darurat untuk Prabowo Buntut Naiknya Pertamax: Lindungi Rakyat |
|
|---|
| Presiden Prabowo Bandingkan Nasibnya dengan Jokowi, Heran Selalu Salah di Mata Publik: Aneh! |
|
|---|
| Purbaya Santai Pertamax Rp16.250, DPR Khawatir Terjadi Tsunami Migrasi Konsumen ke Pertalite |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Tiyo-Ardianto-Ketua-BEM-UGM-bantah-benci-Prabowo.jpg)