Drama MBG
Viral Kabar Dapur MBG Tutup Massal, KSP Dudung Abdurachman Bocorkan Kondisi Asli BGN
Dudung Abdurachman mengatakan dirinya telah mendapat penjelasan dari Kepala BGN terkait evaluasi SPPG dan banyak dapur MBG tutup massal
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengatakan dirinya telah mendapat penjelasan dari Kepala BGN terkait evaluasi SPPG
- Dudung menyampaikan bahwa pimpinan baru BGN, Nanik Sudaryanti Deyang, akan melakukan pengecekan ulang terhadap operasional SPPG di berbagai daerah
- Menurut Dudung, sebagian SPPG yang menjadi sorotan publik ditutup karena ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan dan standar operasional BGN
TRIBUNTRENDS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini digadang-gadang sebagai salah satu program unggulan pemerintah kembali menjadi sorotan publik.
Di berbagai daerah, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan menghentikan sementara operasionalnya. Kondisi tersebut memicu beragam reaksi masyarakat, terutama setelah informasi mengenai penutupan dapur-dapur MBG ramai beredar di media sosial.
Di tengah derasnya perbincangan publik dan munculnya berbagai spekulasi mengenai penyebab penghentian operasional tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman akhirnya memberikan penjelasan.
Dudung menyebut dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Baca juga: Kepala BGN Nanik Deyang Sebut Anak Orang Kaya Tak Perlu Diberi MBG: di Rumah Gizinya Sudah Bagus
BGN Lakukan Evaluasi Ketat terhadap SPPG
Menurut Dudung, penghentian sementara terhadap sejumlah SPPG merupakan bagian dari langkah evaluasi yang tengah dilakukan oleh Badan Gizi Nasional. Pemeriksaan ulang dilakukan untuk memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar yang telah ditetapkan.
"Saya ketemu dengan Kepala BGN bahwa memang akan dicek ulang bahwa yang tidak memenuhi syarat, itu nanti akan disuspen," kata Dudung di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (9/6/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah sedang melakukan penataan ulang terhadap pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai ketentuan dan tujuan awal program.
Penertiban Dilakukan untuk Menjaga Kualitas Program
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menjelaskan bahwa sejumlah dapur yang saat ini menjadi perhatian publik diduga memiliki persoalan terkait pemenuhan standar operasional yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Karena itu, menurut Dudung, langkah penertiban menjadi bagian penting dari upaya pembenahan yang kini dilakukan oleh kepemimpinan baru di tubuh BGN.
Baca juga: Dijanjikan 97 Titik Dapur MBG, Investor Sukabumi Ternyata Kena Tipu, Sudah Setor Rp218 Miliar ke BGN
"Maka ini akan ditertibkan oleh Kepala BGN yang baru. Ya, mudah-mudahan ke depan akan semakin baik, sehingga MBG ini betul-betul dirasakan dan memang sesuai dengan harapan Bapak Presiden," katanya.
Penataan tersebut diharapkan mampu memperbaiki kualitas layanan serta memastikan manfaat program benar-benar diterima oleh masyarakat, khususnya para siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah Dapur Terpaksa Berhenti
Di sisi lain, sejumlah laporan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa penghentian operasional beberapa dapur MBG juga dipengaruhi persoalan pencairan dana operasional.
Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, misalnya, puluhan dapur MBG dilaporkan tidak dapat beroperasi karena dana dari pusat belum masuk hingga awal pekan ini.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Demak, Muzani Ali Sadikin, mengungkapkan bahwa terdapat puluhan SPPG yang harus menghentikan aktivitas sementara akibat kendala tersebut.
Sumber: TribunTrends.com
| Viral Kabar Dapur MBG Tutup Massal, KSP Dudung Abdurachman Bocorkan Kondisi Asli BGN |
|
|---|
| Jawaban Nanik Deyang Soal Dapur MBG Tutup Gegara Dana Operasional Macet: Ada Bagian dari Hoaks |
|
|---|
| Investor SPPG Curhat Kena Tipu Rp218 Miliar, Nanik Deyang Ogah Tanggung Dosa Dadan Hindayana Cs |
|
|---|
| Dijanjikan 97 Titik Dapur MBG, Investor Sukabumi Ternyata Kena Tipu, Sudah Setor Rp218 Miliar ke BGN |
|
|---|
| Kepala BGN Nanik Deyang Sebut Anak Orang Kaya Tak Perlu Diberi MBG: di Rumah Gizinya Sudah Bagus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/SPPG-Tulusrejo-2-Kecamatan-Lowokwaru-Kota-Malang-Jawa-Timur-MBG-belatung.jpg)