Breaking News:

Politik Viral

Dituding Boros Anggaran, Gerindra Sebut Prabowo Lanjut ke Austria dan Hungaria Setelah Perancis

Gerindra bela intensitas kunjungan luar negeri Prabowo dengan menyebut perjalanan ke Eropa bukan pemborosan, melainkan strategi diplomasi

Tayang:
Editor: jonisetiawan
Instagram @presidenrepublikindonesia
PRABOWO LUAR NEGERI - Partai Gerindra membela intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan menyebut perjalanan ke Eropa bukan pemborosan, melainkan strategi diplomasi geopolitik. 

Ringkasan Berita:
  • Partai Gerindra membela intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan menyebut perjalanan ke Eropa bukan pemborosan
  • Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan Prabowo sedang menjalankan strategi “hedging”
  • Kunjungan akhir Mei 2026 difokuskan ke tiga negara Eropa, yakni Prancis, Austria, dan Hungaria

 

TRIBUNTRENDS.COM - Di tengah sorotan publik terhadap intensitas perjalanan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto, Partai Gerindra akhirnya buka suara.

Mereka menegaskan, rangkaian kunjungan Presiden ke sejumlah negara Eropa bukan agenda seremonial biasa ataupun bentuk pemborosan anggaran negara semata.

Menurut Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, langkah yang dilakukan Prabowo justru merupakan strategi besar untuk menjaga posisi Indonesia di tengah persaingan geopolitik dunia yang semakin ketat.

Baca juga: Menag Tanggapi Kritik Sapi Kurban Rp100 Miliar Prabowo: Targetnya Tak Boleh Ada yang Kelaparan!

Gerindra: Prabowo Sedang Jalankan Strategi “Hedging” Geopolitik

Sugiat mengatakan, Presiden Prabowo saat ini sedang menjalankan pendekatan diplomasi tingkat tinggi agar Indonesia tidak terseret terlalu jauh ke salah satu kutub kekuatan global.

"Pak Prabowo sedang mempraktikkan hedging (keseimbangan geopolitik) tingkat tinggi agar Indonesia tidak bisa diabaikan oleh kekuatan dunia mana pun," ujar Sugiat, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Ia menilai, publik tidak bisa hanya melihat perjalanan luar negeri Presiden dari sisi biaya perjalanan atau protokoler kenegaraan saja. Menurutnya, ada kepentingan strategis yang jauh lebih besar di balik agenda kunjungan tersebut.

Diplomasi Dinilai Jadi Senjata Indonesia Hadapi Persaingan Global

Sugiat menegaskan, Prabowo tengah memanfaatkan momentum global untuk memperkuat posisi Indonesia, baik dari sisi ekonomi, investasi, hingga pertahanan negara.

"Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup," ujar dia.

Menurut Sugiat, situasi dunia saat ini menuntut Indonesia bergerak cepat membangun kedekatan dengan negara-negara strategis agar tidak tertinggal dalam perebutan pengaruh ekonomi dan keamanan global.

PILOT PEREMPUAN -
PILOT PEREMPUAN - Partai Gerindra membela intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan menyebut perjalanan ke Eropa bukan pemborosan, melainkan strategi diplomasi geopolitik. (via Kompas)

Tiga Negara Eropa Jadi Target Diplomasi Strategis

Gerindra juga mengungkapkan bahwa pada akhir Mei 2026 ini, Prabowo dijadwalkan melakukan kunjungan ke tiga negara Eropa sekaligus, yakni Prancis, Austria, dan Hungaria.

“Ada tiga negara Eropa yang dikunjungi oleh Presiden Prabowo di Akhir Mei 2026 ini, yaitu Prancis, Austria, dan Hungaria. Ketiga Negara ini memiliki posisi strategis yang dibutuhkan Indonesia,” ujar Sugiat.

Ia menjelaskan, masing-masing negara memiliki peran penting dalam kepentingan jangka panjang Indonesia, terutama dalam bidang industri, ekonomi, teknologi, hingga pertahanan.

Baca juga: Gerindra Soal Sapi Kurban Prabowo Habiskan Rp100 Miliar APBN, Tolak Tuduhan Hamburkan Uang Rakyat

Prancis Disebut Kunci Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Secara khusus, Sugiat menilai Prancis menjadi salah satu mitra penting Indonesia karena memiliki kekuatan teknologi dan militer besar di kawasan Eropa Barat.

Menurutnya, hubungan politik yang dibangun secara bertahap dengan Presiden Emmanuel Macron menjadi bagian penting dalam membuka peluang kerja sama strategis kedua negara.

Halaman 1/2
Tags:
GerindraPrabowoAustria
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved