Kronologi Alumni UNY Diduga Palsukan Riset AI, Manfaatkan Konferensi Internasional ke Luar Negeri
Dugaan pemalsuan riset berbasis AI yang menyeret nama alumni UNY tengah ramai disorot publik.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
TRIBUNTRENDS.COM - Dunia pendidikan Indonesia tengah dihebohkan dengan dugaan pemalsuan riset berbasis kecerdasan buatan atau AI yang menyeret sejumlah nama alumni Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial sejak Selasa (26/5/2026). Beberapa nama disebut diduga terlibat dalam praktik pemalsuan riset demi memperoleh travel grant dan mengikuti konferensi internasional di berbagai negara.
Dua nama yang paling banyak disorot adalah Rifaldy Fajar dan Prihantini. Keduanya diduga mempresentasikan penelitian berbasis AI yang diragukan keasliannya dalam ajang International Society of Pneumonia dan Pneumococcal Diseases 2026 di Kopenhagen, Denmark, pada 17 hingga 21 Mei 2026.
Kasus ini mulai viral usai dua peneliti Indonesia, Ida Bagus Mandhara Brasika dan Wa Ode Dwi Daningrat, membagikan temuannya di media sosial.
"Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia," tulis akun @mandharabrasika.
Unggahan tersebut juga menyoroti dugaan pergantian identitas oleh salah satu peserta, mulai dari nama hingga penampilan seperti jilbab dan nametag.
Selain itu, lokasi penelitian yang dicantumkan juga dinilai janggal karena tersebar di sejumlah negara seperti Filipina, Kenya, Nepal, Malawi, Yordania, Etiopia, Lebanon hingga Guatemala.
"Tapi perisetnya semua Indonesia, tanpa kolaborator setempat, tanpa keterangan persetujuan etik," jelasnya lagi.
Baca juga: Bocah 12 Tahun di Singkawang Dipukul Palu oleh Temannya usai Main Game, Korban Alami Pecah Tengkorak
Menanggapi ramainya isu tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto, mengaku pihak kampus langsung melakukan penelusuran terhadap dua nama alumni yang disebut-sebut terlibat.
Nur membenarkan nama Rifaldy Fajar dan Prihantini memang tercatat dalam database alumni UNY sebagai lulusan tahun 2017 dan 2018. Namun, pihak kampus masih memastikan apakah nama yang viral di media sosial benar merupakan alumni mereka.
Setelah mencoba menghubungi keduanya, UNY mengaku baru berhasil berkomunikasi dengan Prihantini. Dalam keterangannya, Prihantini menyebut ada miskonsepsi yang beredar di media sosial dan pihaknya tengah menyiapkan klarifikasi.
"Kalau masalah seperti ini kan tidak satu pihak yang memutuskan. Pasti ada duduk bersama," kata Nur.
UNY juga menyatakan saat ini masih membahas persoalan tersebut secara internal. Jika nantinya ditemukan pelanggaran etik, kasus tersebut akan dibawa ke Komite Etik Kampus.
"Di database kami, ada nama Rifaldy Fajar dan Prihantini. Tapi, yang kami perlu konfirmasi dan klarifikasi, apakah yang muncul di sosmed (media sosial) itu Rifaldy Fajar dan Prihantini (yang sama dengan) di (database) kami. Itu yang belum bisa kami pastikan," ungkap Nur.
Sementara itu, Rifaldy akhirnya buka suara melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku sebenarnya ingin segera memberikan klarifikasi, namun situasi semakin memburuk karena akun media sosial timnya diduga diretas.
Sumber: Grid.ID
| Rahasia Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Sedang Viral, Dibikin Pakai AI, Golkar Mengaku Terhibur |
|
|---|
| WFH Diperpanjang hingga Dua Bulan, Pemerintah Klaim Pemakaian Pertalite Menurun |
|
|---|
| Dua Jemaah Haji Asal Malang Meninggal Dunia di Mekkah saat Jalankan Ibadah Haji 2026 |
|
|---|
| Jokowi Siap Main Film Kolosal Budaya Dayak, Ngaku Harus Belajar Akting Dulu |
|
|---|
| Sosok Kiai AKF di Pekalongan Jadi Sorotan usai Dikaitkan Kasus Santriwati Hamil Misterius |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/kampus-universitas-negeri-yogyakarta-uny.jpg)