Breaking News:

Berita Karanganyar

Peternak Karanganyar Panen Pesanan Jelang Idul Adha, Sapi Jumbo Jadi Incaran Artis hingga DPR

Dispertan PP Karanganyar imbau masyarakat lebih teliti memilih hewan kurban jelang Idul Adha. Peternak menyebut permintaan sapi meningkat

Tayang:
Penulis: joisetiawan
Editor: jonisetiawan
TRIBUN PONTIANAK/Muzammilul Abrori
IDUL ADHA 2026 - Ilustrasi hewan kurban. Pedagang sapi di Karanganyar, menyebut permintaan sapi jumbo berbobot hingga 1 ton meningkat menjelang Idul Adha. Harga sapi kurban tahun ini juga naik, dari sekitar Rp23 juta menjadi Rp25,5 juta per ekor untuk kualitas serupa. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar mengimbau masyarakat lebih teliti memilih hewan kurban menjelang Idul Adha
  • Medik veteriner Fathurrahman menjelaskan ciri hewan kurban sehat
  • Pedagang sapi di Karanganyar, Didik Setiawan, menyebut permintaan sapi jumbo berbobot hingga 1 ton meningkat menjelang Idul Adha

 

TRIBUNTRENDS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas jual beli hewan kurban mulai ramai di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Karanganyar.

Masyarakat pun mulai berburu sapi maupun kambing terbaik untuk kebutuhan kurban. Namun di tengah tingginya permintaan, warga diminta lebih teliti agar tidak salah memilih hewan kurban.

Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum dibeli.

Pemeriksaan fisik disebut menjadi langkah paling sederhana namun sangat penting untuk menjamin hewan layak dijadikan kurban.

Baca juga: Dulu Bertaruh Nyawa Seberangi Arus Deras, Kini Siswa di Karanganyar Punya Jembatan Merah Putih

Ciri Hewan Kurban yang Sehat

Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Fathurrahman, menjelaskan bahwa hewan kurban yang baik harus memiliki kondisi fisik prima dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit maupun cacat.

Menurutnya, masyarakat bisa mengenali hewan sehat dari beberapa ciri sederhana, seperti nafsu makan yang baik, gerakan lincah, serta responsif terhadap lingkungan sekitar.

“Disarankan memilih hewan kurban yang pertama sehat, berarti tidak cacat, makannya bagus, gerakannya lincah, dan responsif,” ujar Fathurrahman dikutip TribunTrends dari RRI, Rabu, (13/5/2026).

Selain itu, ia juga menyarankan masyarakat memilih hewan berjenis kelamin jantan dan memastikan tidak ada cacat fisik agar memenuhi syarat kurban.

Ilustrasi hewan kurban.
Ilustrasi hewan kurban. Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar mengimbau masyarakat lebih teliti memilih hewan kurban menjelang Idul Adha, terutama memastikan kondisi hewan sehat dan tidak cacat. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Cara Mudah Mengecek Umur Hewan Kurban

Tak hanya sehat, usia hewan juga menjadi syarat penting dalam ibadah kurban. Untuk mempermudah masyarakat awam, Fathurrahman membagikan cara praktis mengenali hewan yang sudah cukup umur.

Menurutnya, tanda paling mudah dapat dilihat dari kondisi gigi hewan. Hewan yang layak kurban umumnya sudah memasuki fase “poel sepasang”, yakni saat satu pasang gigi depan tanggal dan digantikan gigi baru yang ukurannya lebih besar.

“Paling gampang dilihat dari giginya, disarankan ambil yang sudah poel sepasang. Posisinya beda dengan gigi di sebelahnya karena lebih besar,” jelasnya.

Baca juga: Betrand Peto Ingin Ikut Berkurban Kambing di Momen Idul Adha, Tunjukkan Sikap Toleransi

Waspadai Penyakit PMK

Meski kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) disebut mulai menurun, masyarakat tetap diminta waspada saat membeli hewan kurban.

Fathurrahman mengimbau pembeli menanyakan asal-usul ternak dan lebih mengutamakan hewan dari peternakan lokal Karanganyar yang lebih mudah dipantau kesehatannya oleh petugas.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko penularan penyakit pada hewan ternak.

Sapi Jumbo Diburu Artis dan Pejabat

Halaman 1/2
Tags:
peternakKaranganyarsapiDPR
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved