Breaking News:

IPB University Klarifikasi Polemik Dapur MBG usai Diprotes Mahasiswa, Rektor Buka Suara

Rektorat IPB University akhirnya angkat bicara soal polemik pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kampus tersebut.

Tayang:
Tribunnews Bogor/TribunnewsBogor.com
POLEMIK DAPUR MBG - Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, memberikan penjelasan terkait polemik pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat diprotes mahasiswa. IPB University menegaskan kampus tidak menjalankan operasional dapur MBG di lingkungan kampus. 

TRIBUNTRENDS.COM -- Polemik terkait rencana pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan IPB University akhirnya mendapat tanggapan langsung dari pihak rektorat.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa menyoroti keterlibatan kampus dalam program MBG dan mempertanyakan arah kebijakan tersebut. Menanggapi hal itu, IPB University membuka ruang dialog bersama mahasiswa untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

Dialog tersebut digelar sebagai upaya menjawab keresahan mahasiswa terkait isu pembangunan dapur MBG di kampus. Dalam forum itu, Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, mengapresiasi sikap mahasiswa yang aktif menyampaikan kritik serta masukan terhadap isu nasional.

Menurutnya, diskusi terbuka penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait posisi IPB University dalam program MBG.

“Kami membuka ruang dialog karena banyak informasi yang beredar belum utuh sehingga memunculkan kesalahpahaman,” ujar Alim Setiawan Slamet, dilansir dari laman IPB University, Minggu (10/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menegaskan bahwa sejak awal IPB University memutuskan untuk tidak terlibat langsung dalam operasional dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Keputusan itu diambil karena pihak kampus mempertimbangkan berbagai risiko teknis hingga keamanan pangan apabila kampus terlibat langsung dalam operasional dapur MBG.

“Peran yang diambil IPB University lebih strategis, yakni sebagai penggagas Center of Excellence (CoE) untuk Pemenuhan Gizi Nasional (PGN) bersama Badan Gizi Nasional, Bappenas, Unicef, dan berbagai mitra lainnya,” tegas Rektor.

Alim Setiawan Slamet menjelaskan, peran IPB University lebih difokuskan pada penyusunan kajian akademik, pelatihan, pengembangan standar mutu, hingga penguatan sistem pengawasan berbasis data.

Selain itu, IPB University juga mendorong pembentukan Center of Excellence regional di sejumlah wilayah Indonesia seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Timur.

POLEMIK DAPUR MBG - Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, memberikan penjelasan terkait polemik pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat diprotes mahasiswa. IPB University menegaskan kampus tidak menjalankan operasional dapur MBG di lingkungan kampus.
POLEMIK DAPUR MBG - Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, memberikan penjelasan terkait polemik pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat diprotes mahasiswa. IPB University menegaskan kampus tidak menjalankan operasional dapur MBG di lingkungan kampus. (Tribunnews Bogor/TribunnewsBogor.com)

Penjelasan serupa juga disampaikan Kepala Lembaga Riset Internasional Pangan, Gizi, Kesehatan, dan Halal IPB University, Prof Erika B Laconi.

Ia menegaskan bahwa kampus tidak menjalankan operasional dapur MBG di dalam lingkungan perguruan tinggi.

"IPB University bukan tempat operasional SPPG. Tugas kami adalah memastikan ekosistem keilmuan, riset, dan pengendalian mutu berjalan dengan baik,” jelas Prof Erika B Laconi.

Baca juga: Dialog Panas BEM IPB dengan Rektor Soal SPPG, Khawatir Akademik Terganggu Akibat Proyek MBG

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta penguatan sistem pendukung program pemenuhan gizi nasional.

Prof Erika B Laconi juga menyebut mahasiswa memiliki peluang besar untuk terlibat dalam berbagai aspek pengembangan program tersebut.

Mahasiswa dapat berkontribusi melalui penelitian, pengawasan lapangan, inovasi pangan, hingga pengembangan startup berbasis pangan dan gizi.

Dengan keterlibatan civitas akademika, IPB University berharap kualitas implementasi program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan lebih baik dan terarah. (Tribun Trends/Tribunnews Bogor)
 
 
 
 

Sumber: Tribun Bogor
Tags:
IPBMBGMakan Bergizi Gratis
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved