Sederet Janji Prabowo di Hari Buruh 2026, Pengamat Pesimis, Program Tanpa Basis Kuat: Ragu Ada Dana
Sejumlah janji disampaikan oleh Prabowo saat menemui massa di Hari Buruh 2026, pengamat ragu bisa terwujud, keuangan makin tergerus.
Editor: ninda iswara
Ringkasan Berita:
- Sejumlah janji disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat menemui massa di Hari Buruh 2026
- Pengamat meragukan janji-janji Prabowo bisa terwujud
- Hal ini lantaran keuangan negara sudah semakin tergerus hingga pertanyakan sumber dananya
TRIBUNTRENDS.COM - Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, menyoroti berbagai janji yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional pada Jumat (1/5/2026).
Dalam momen tersebut, Prabowo memaparkan sejumlah program yang menyasar kesejahteraan buruh secara langsung.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pembangunan 1 juta rumah subsidi yang akan dibangun di sekitar kawasan industri.
Hunian tersebut dirancang terintegrasi dengan fasilitas penting seperti rumah sakit, daycare, dan sekolah bagi keluarga pekerja.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada para mitra pengemudi ojek online (ojol).
Prabowo menjanjikan skema baru pembagian pendapatan, di mana buruh ojol akan menerima minimal 92 persen dari hasil kerja mereka.
Baca juga: Aksi Spontan Prabowo di Hari Buruh 2026, Nyanyi & Joget, Lepas Kemeja Lempar ke Massa, Naik Maung
Kebijakan ini meningkat dari sebelumnya yang hanya sekitar 80 persen, sehingga potongan untuk aplikator akan dikurangi.
Langkah lain diwujudkan melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online.
Melalui aturan tersebut, para pengemudi ojol kini mendapatkan jaminan kecelakaan kerja, termasuk akses ke BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan.
Di sisi regulasi, Prabowo juga mendorong percepatan pembahasan RUU Ketenagakerjaan agar dapat disahkan tahun ini dengan tetap berpihak pada buruh.
Selanjutnya, eks Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) tersebut mengatakan tahun ini pemerintah memberikan perlindungan bagi rakyat berpenghasilan rendah senilai Rp500 triliun.
Pemerintah juga telah menaikkan upah minimum hingga penyediaan rumah bersubsidi.
Kemudian, Prabowo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization Nomor 188 untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan kaum nelayan.
Pada 2026 ini, Ketua Umum Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) itu juga menyatakan, pemerintah akan meresmikan 1.386 kampung nelayan.
Sebagai informasi, Prabowo sudah dua kali menghadiri May Day selama menjabat sebagai Presiden RI.
Sumber: Tribunnews.com
| Presiden Prabowo Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga di May Day 2026 |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban KRL Bekasi Rp 50 Juta, Tak Peduli Asal KTP |
|
|---|
| Di Hadapan Buruh, Presiden Prabowo Kritik Pejabat: Banyak yang Pintar Tapi Dipakai Maling |
|
|---|
| Mengapa Kursi Pijat Rp 47 Juta Tidak Boleh Dibiayai Uang Pribadi Gubernur Kaltim? Tak Bisa Dihapus |
|
|---|
| Prabowo Subianto Akui Dukungan Buruh Membawanya Jadi Presiden, Bersumpah Terus Bela Rakyat Kecil |
|
|---|