Breaking News:

Iran vs Israel

Seusai Netanyahu Disebut Tewas, Mojtaba Khamenei Pemimpin Iran Dikabarkan Operasi Karena Cidera

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga dikabarkan alami cidera serius hingga harus operasi.

Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Setelah Netanyahu dikabarkan tewas, kini Mojtaba Khemenei disebut jalani operasi karena cidera serius
  • Mojtaba Khemenei dikabarkan terbang ke Moskow, Rusia untuk menjalani operasi tersebut

 

TRIBUNTRENDS.COM - Tak hanya kabar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang simpang siur, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga dikabarkan alami cidera serius hingga harus operasi.

Mojtaba Khamenei dikabarkan terbang ke Moskow, Rusia untuk menjalani operasi tersebut.

Kabar ini pertama kali disiarkan oleh media Kuwait Al-Jarida.

Al-Jarida mengklaim dapat informasi dari sumber tingkat tinggi yang memiliki kedekatan dengan kepemimpinan Iran.

Dalam laporan yang mereka rilis, Mojtaba Khemenei saat ini disebut telah berada di Moskow, Rusia.

Ia mengalami cidera serius akibat serangan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026 lalu.

Baca juga: Alasan Rudal Sejjil Begitu Ditakuti, Bisa Jangkau Tel Aviv Dalam 7 Menit Jika Ditembakkan dari Iran

MOTJABA KHAMENEI --Pemerintah Amerika Serikat melalui program Rewards for Justice yang berada di bawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan hadiah hingga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp169,5 miliar bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei.
MOTJABA KHAMENEI --Pemerintah Amerika Serikat melalui program Rewards for Justice yang berada di bawah naungan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan hadiah hingga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp169,5 miliar bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. (WartaKotalive.com/The Guardian)

Laporan menyebutkan Motjaba harus menjalani tindakan medis yang dilakukan secara rahasia.

Perawatan medis ini merupakan tawaran dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan dilakukan di salah satu kompleks kepresidenan milik Putin.

Setelah komunikasi tersebut, Mojtaba diduga langsung dipindahkan ke Rusia pada malam hari guna menjalani operasi kaki yang dilaporkan berjalan sukses.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Kremlin ataupun otoritas Iran yang mengkonfirmasi detail operasi tersebut.

Spekulasi Muncul karena Pemimpin Iran Jarang Terlihat

Adapun spekulasi mengenai kondisi Mojtaba Khamenei semakin berkembang karena ia jarang muncul di hadapan publik sejak dilantik sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, bahkan sempat mempertanyakan apakah Mojtaba masih hidup.

Dalam wawancara dengan NBC, Trump mengatakan belum ada bukti publik yang menunjukkan keberadaan pemimpin baru Iran tersebut.

“Saya tidak tahu apakah dia masih hidup. Sejauh ini belum ada yang bisa menunjukkannya,” ujar Trump, dikutip dari Mirror.co.uk

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
Mojtaba KhameneiIranIsrael
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved