Iran vs AS
Ada Apa di Pulau Kharg hingga Dijadikan AS Target Serangan? Ternyata Lokasi Iran Simpan 'Harta'
Ketegangan di Iran meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas militer di Pulau Kharg
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Amerika Serikat jadikan Pulau Kharg di Iran jadi target serangan
- Pulau Kharg adalah pulau vital bagi roda ekonomi di Iran
- Di pulau ini, 90 persen minyak mentah yang diekspor Iran diolah
TRIBUNTRENDS.COM - Ketegangan di Iran meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas militer di Pulau Kharg, lokasi yang begitu vital untuk Iran.
Bukan sekedar pulau, Pulau Kharg adalah lokasi Iran menyimpan 'harta' yang sangat penting bagi perekonomian mereka.
Di lokasi inilah sekitar 90 persen ekspor minyak Iran diproses.
Maka wajar jadinya jika Iran marah besar ketika mesin uang mereka diserang.
Serangan terhadap Pulau Kharg berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih panas.
Selain menjadi titik roda ekonomi Iran, Pulau Kharg juga penting untuk sektor militer mereka.
Baca juga: Donald Trump Gentar, Kiamat Energi di Depan Mata Jika Iran Benar-benar Melaksanakan Ancamannya
Pada Jumat (13/3/2026) Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS melancarkan serangan besar terhadap aset militer di Pulau Kharg.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya Washington untuk menekan aktivitas militer Iran di kawasan Teluk Persia yang dinilai mengancam jalur pelayaran internasional.
Menurut pejabat militer Amerika Serikat, serangan tersebut menargetkan sejumlah instalasi pertahanan, termasuk fasilitas penyimpanan ranjau laut, bunker penyimpanan rudal, serta infrastruktur militer lain yang berada di Pulau Kharg.
Target tersebut dipilih karena dinilai memiliki potensi untuk digunakan dalam operasi militer yang dapat mengancam keamanan pelayaran di kawasan Teluk.
Meski demikian, Washington menegaskan bahwa serangan tersebut tidak ditujukan untuk menghancurkan fasilitas ekspor minyak Iran yang berada di pulau itu.
Pejabat militer AS menyebut operasi tersebut difokuskan pada aset militer, sementara infrastruktur energi sengaja dihindari guna mencegah gangguan besar terhadap pasokan minyak global.
Di sisi lain, kantor berita Iran Fars News Agency melaporkan bahwa lebih dari 15 ledakan terjadi di pulau tersebut.
Meski demikian, pemerintah Iran menegaskan bahwa tidak ada fasilitas minyak yang mengalami kerusakan.
Sumber: Tribunnews.com
| Pelaut Bertemu Kapal Gamsunoro di Selat Hormuz, Semua Kru WN India, Pertamina: Kerja Sama Penyewa |
|
|---|
| Hujan Peluru di Selat Hormuz, Iran Tembaki Kapal Tanker Tanpa Ampun: Tidak Ada yang Boleh Lewat! |
|
|---|
| Baru Dibuka Sehari, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz! Harga Minyak Dunia Terancam Meroket Gila-gilaan! |
|
|---|
| 2 Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Gus Miftah Klaim Hasil Diplomasi Prabowo, Kaesang: Segera Lewat |
|
|---|
| Negosiasi Iran-AS Gagal, Trump Ngamuk, Mulai Blokade Selat Hormuz, Tuduh Taruh Ranjau di Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Presiden-Donald-Trump-mempertimbangkan-untuk-mengambil-alih-Pulau-Kharg.jpg)