Breaking News:

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Terjerat Narkoba, Mahfud MD Tak Kaget: Polisi yang Terlibat Banyak

Mahfud MD sudah tak kaget lagi dengan banyaknya polisi yang terjerat narkoba, singgung kasus Kasus Teddy Minahasa mantan Kapolda Sumatera Barat.

Tayang:
Editor: ninda iswara

Ringkasan Berita:
  • AKBP Didik Putra Kuncoro mantan Kapolres Bima Kota menambah panjang daftar polisi yang terjerat kasus narkoba
  • Mahfud MD sudah tak kaget lagi dengan banyaknya polisi yang terjerat narkoba
  • Kasus Teddy Minahasa mantan Kapolda Sumatera Barat menjadi salah satu kasus narkoba besar di tubuh Polri

TRIBUNTRENDS.COM - Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan tidak terkejut dengan kasus narkoba yang menjerat pejabat kepolisian, termasuk Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Menurut Mahfud, kasus narkoba di kalangan anggota Polri bukan hal baru.

Bahkan, masalah ini pernah menimpa para pejabat tinggi, mulai dari kapolres hingga kapolda.

Ia mencontohkan kasus narkoba yang sempat ramai diperbincangkan publik, yakni yang menimpa mantan Kapolda Sumatera Barat, Teddy Minahasa Putra.

Teddy terjerat kasus narkoba setelah dimutasi menjadi Kapolda Jawa Timur.

Ironisnya, sebelum sempat dilantik, Teddy sudah lebih dulu terlibat kasus narkoba.

Baca juga: AKBP Didik Narkoba, Komika Mega Salsabillah Sindir Pusaran Barang Haram di Tubuh Polri: Masih Kaget?

"Ya sebenarnya polisi yang terlibat gitu kan banyak yang paling spektakuler dulu kan Tedy Minahasa, dianggap polisi baik berprestasi gitulah, lalu diangkat menjadi kapolda kelas, termasuk yang elite-lah Jawa Timur tuh kan luar biasa hampir sama dengan Jakarta kan," ujar Mahfud.

Mahfud menambahkan, kasus Teddy begitu mencolok karena terjadi sehari sebelum pelantikan sebagai Kapolda Sumatera Barat, dan pengakuan saksi serta bukti yang ada menunjukkan keterlibatan Teddy secara sah dan meyakinkan.

"Sebagai contoh, Kapolda Sumatra Barat, sehari sebelum dilantik ditangkap karena narkoba. Itu kan spektakuler dan pengakuan-pengakuannya dari para saksi dan terbukti secara sah dan meyakinkan ya memang rusak," kata Mahfud dalam Podcast yang tayang di kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official, Selasa (17/2/2026).

Karena itu, Mahfud mengaku tak terkejut jika ada Kapolres yang tersandung kasus narkoba.

"Enggak kaget sekelas Kapolres, kan di mana-mana sering baru berpidato nangkepin narkoba malamnya dia sendiri ditangkap," ungkapnya.

Lebih jauh, Mahfud menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap anggota Polri yang terlibat narkoba, terutama mengingat maraknya isu perampasan barang bukti yang tidak tuntas, hingga muncul dugaan bahwa narkoba yang disita bisa kembali beredar di penjara.

"Oleh sebab itu harus bertindak tegas, karena lebih dari itu isu-isu yang sering muncul itu kalau ada perampasan barang bukti iya sekian, nanti yang dibakar atau dimusnahkan hanya sedikit, yang lain beredar lagi di penjara dan sebagainya."

"Itu isu-isu begitu kan sering muncul ya di berita media massa, mungkin ada yang hoax tapi ada yang enggak kan gitu ya," terang Mahfud.

Terakhir Mahfud menilai upaya penindakan kasus narkoba, terutama di lingkungan anggota Polri ini harus sungguh-sungguh dilakukan karena kasus narkoba ini bisa berbahaya untuk masa depan bangsa Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Tags:
Mahfud MDAKBP DidikTeddy Minahasanarkoba
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved