Insiden Pesawat ATR di Maros
Api Berjatuhan dari Langit, Pendaki Beber Detik-detik Pesawat ATR Jatuh, Hampir Terbakar: Meledak
Terungkap detik-detik jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, pendaki hampir tertimpa serpihan.
Editor: ninda iswara
Ringkasan Berita:
- Terungkap detik-detik jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
- Pendaki yang melihat kejadian tersebut pun hampir tertimpa serpihan.
- Si pendaki juga yakin pesawat tersebut sempat meledak.
TRIBUNTRENDS.COM - Peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, meninggalkan kisah mencekam dari seorang saksi mata yang berada sangat dekat dengan lokasi kejadian.
Saksi tersebut adalah M Rizki Syafaruddin (20), seorang pemuda yang tanpa disengaja menyaksikan langsung detik-detik pesawat itu diduga meledak di udara pada Sabtu (17/1/2026) siang.
Jaraknya yang begitu dekat dengan titik kejadian membuat pengalaman itu membekas kuat dalam ingatannya.
Keberadaan Rizki di kawasan Gunung Bulusaraung sejatinya tidak berkaitan dengan peristiwa nahas tersebut.
Ia datang bersama rekannya, Muslimin, dengan tujuan mendaki gunung dan menikmati alam, sekadar melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Baca juga: Jaga Anak-anak Chat Terakhir Deden Maulana Korban Pesawat ATR, Gelagat Tak Biasa Diungkap Ayah
Namun, tanpa firasat apa pun, perjalanan yang awalnya direncanakan sebagai aktivitas healing justru berubah menjadi pengalaman traumatis.
Momen yang seharusnya diisi dengan ketenangan alam mendadak berganti dengan kepanikan dan ketakutan, bahkan nyaris merenggut nyawa mereka.
Dentuman dari Langit dan Api di Puncak Gunung
Rizki menuturkan, saat berada di puncak gunung, ia mendengar suara pesawat yang awalnya terdengar normal dari kejauhan.
Namun, suara tersebut semakin lama terasa mendekat dan menggetarkan.
Tak lama berselang, Rizki melihat kilatan cahaya di udara yang diikuti api dan asap tebal.
“Ada suara pesawat dari jauh. Awalnya saya kira cuma lewat biasa. Tapi lama-lama mendekat suaranya, lalu seperti meledak. Ada api dan asap,” ungkap Rizki dalam wawancara yang dikutip Minggu (18/1/2026).
Kondisi di puncak saat itu berkabut tebal dengan angin kencang, membuat jarak pandang terbatas.
Meski demikian, Rizki mengaku jelas melihat api berjatuhan dari langit.
“Pesawatnya tidak terlalu kelihatan, tapi apinya jelas. Saya yakin itu meledak. Jaraknya sekitar 50 sampai 100 meter dari kami,” ujarnya.
Hampir Tertimpa Serpihan dan Api
Situasi semakin berbahaya ketika serpihan pesawat mulai berjatuhan di sekitar mereka.
Sumber: Bangka Pos
| Sosok Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KKP yang Pingsan saat Upacara Penghormatan Korban ATR 42-500 |
|
|---|
| Penyebab Menteri KP Sakti Wahyu Pingsan saat Upacara Penyerahan Jenazah Korban Pesawat ATR, Digotong |
|
|---|
| Langkah Kaki Kopilot Farhan Gunawan Akhirnya Terhenti, Hari Ini Dimakamkan di Gowa Sulawesi Selatan |
|
|---|
| Sosok Pilot Erik Onggeleng Kekasih Pramugari Florencia, Harusnya Menikah Malah Antar ke Pemakaman |
|
|---|
| Kenang Sosok Esther Pramugari Pesawat ATR 42-500, Paman: Pribadi Baik dan Kesayangan Ayahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Saksi-mata-ungkap-detik-detik-pesawat-ATR-tabrak-gunung.jpg)