Tak Cuma Bripka AS, Diduga Ada Pelaku Lain Atas Tewasnya Mahasiswi UMM: Tidak Melakukan Sendirian
Tak cuma Bripka AS, polisi menduga ada pelaku lain atas tewasnya FAN mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang
Editor: Nafis Abdulhakim
Ringkasan Berita:
TRIBUNTRENDS.COM - Kasus kematian Faradila Amalia Najwa (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang, menguak fakta mengejutkan dengan terungkapnya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian.
Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kejadian, Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi korban sekaligus mengamankan terduga pelaku berinisial AS.
Dari hasil penyelidikan awal, autopsi terhadap jenazah korban menunjukkan adanya sejumlah luka, termasuk bekas cekikan serta memar di beberapa bagian tubuh.
Baca juga: Hasil Otopsi FAN Sudah Keluar, Mahasiswi UMM Dibunuh Kakak Ipar, Ditemukan Banyak Bagian Tubuh Lebam
Temuan tersebut diperkuat dengan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang turut mengarah pada dugaan keterlibatan AS dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, kepolisian menyebut perkara ini belum sepenuhnya terungkap.
Penyidik menduga kuat adanya pihak lain yang turut terlibat, sehingga proses penyelidikan masih terus dikembangkan.
Anggota Tim Jatanras Polda Jawa Timur hingga saat ini masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast.
“Dari hasil penyelidikan sementara yang diduga masih ada pelaku lainnya.
Jadi yang bersangkutan tidak melakukan sendirian terhadap tindak pidana yang terjadi,” ungkap Jules.
Seiring dengan pengembangan kasus, Jules juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian.
Ia meminta siapa pun yang mengetahui detail peristiwa atau keberadaan pihak lain yang diduga terlibat agar segera melapor ke aparat penegak hukum.
“Warga masyarakat yang mengetahui terkait dengan peristiwa tersebut, dan terutama juga keberadaan pelaku lainnya agar menginformasikan kepada kami dari pihak kepolisian, baik di Polda, Polres maupun Polsek terdekat.
Kami dari Polda Jatim juga memastikan akan memproses kasus ini secepat-cepatnya dan secara transparan,” pungkasnya.
Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, sekaligus memastikan seluruh proses hukum berjalan terbuka dan akuntabel.
(TribunTrends.com/Tribunnews.com)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News , Threads dan Facebook
Sumber: Tribunnews.com
| Saat Kantor BGN Dikepung Massa, Pengendara Motor Ikut Bunyikan Klakson Dukung Stop Proyek MBG |
|
|---|
| KSP Dudung Izinkan Pekerja MBG Cicil Motor Listrik Bekas Korupsi Dadan Hindayana: Gaji SPPG Lumayan |
|
|---|
| Investor SPPG Ngamuk, Tagih Dana Pembangunan Dapur MBG, Nanik S Deyang: Dicairkan, Tidak Ada Masalah |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Pertalite Ludes, Driver Ojol di Yogyakarta Siapkan Aksi: Pemerintah Ugal-ugalan |
|
|---|
| Diduga Dibanting & Disetrum ke Tiang Listrik, Bocah 6 Tahun di Jakpus Koma, Trauma Berat saat Sadar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/MAHASISWI-UMM-DIBUNUH-gverbshbf.jpg)