Breaking News:

Kabupaten Klaten

Absensi Online Jadi Cara Pemkab Klaten Awasi Anak Muda di Malam Hari

Pemkab Klaten melalui Dinas Pendidikan mewajibkan siswa melakukan absensi online dua kali sehari, siang dan malam.

Tayang:
Editor: Delta Lidina
TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo
PENDIDIKAN DI KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto. Pemkab Klaten melalui Dinas Pendidikan mewajibkan siswa melakukan absensi online dua kali sehari, siang dan malam. 

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Upaya menekan kenakalan remaja di Klaten kini dilakukan dengan cara yang lebih ketat. 

Pemkab Klaten melalui Dinas Pendidikan mewajibkan siswa melakukan absensi online dua kali sehari, siang dan malam.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, menegaskan kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama Forkopimda. Sistem tersebut sudah mulai berjalan sejak 31 Agustus 2025.

“Jadi di Forkopimda, kita sudah menerapkan absensi Siang dan Malam, ini sudah berjalan. Siang saat pulang sekolah dan malam saat di rumah dengan orang tua,” kata Bupati.

Dalam praktiknya, laporan absensi tidak bisa dilakukan sembarangan. Foto yang dikirim harus menampilkan siswa bersama orang tua. Dengan begitu, pengawasan orang tua menjadi bagian penting dalam program ini.

“Setiap hari di sini Bu Kadis laporan di grup, di situ ada Pak Kapolres dan rekan-rekan Forkopimda melaporkan absensi dari siswa. Absensinya tidak hanya sekedar foto dirinya sendiri tapi sama orang tuanya,” jelasnya.

Baca juga: Inovasi Jadi Kunci Gerabah Melikan Klaten Bertahan Lebih dari Satu Abad

Bukan hanya absensi, jam malam juga diberlakukan. Orang tua wajib melaporkan kehadiran anak paling lambat pukul 21.00 WIB.

“Kemarin disepakati laporan terakhir jam 21.00 WIB. Jadi yang laporan orang tuanya, bukan anak pas libur suruh masuk sekolah,” tambahnya.

Menurut Bupati, absensi malam hari penting untuk memastikan siswa tidak keluar rumah tanpa alasan jelas.

“Sebelum ada kesepakatan di Forkopimda mencabut, berarti itu masih berjalan terus." 

"Harapannya ini bisa mereduksi anak-anak muda kita siswa-siswi SMA, SMK ini tidak kemudian keluar malam begitu, agar (keluar hanya) melakukan kegiatan yang penting,” terangnya.

Lewat kebijakan ini, Pemkab Klaten berharap pelajar lebih terkontrol dan waktu bersama keluarga semakin berkualitas. 

Orang tua pun didorong aktif menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus pada kegiatan negatif. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

Sumber: Tribun Solo
Tags:
Pemkab KlatenKlatenHamenang Wajar Ismoyo
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved