Seputar Solo Raya
5 Kuliner Malam Solo yang Wajib Dicoba Setelah Tarawih, Ada Menu Bebek hingga Gudeg Ceker
Memasuki bulan Ramadan, penjual makanan selalu menyajikan dari buka mata sampai malam hari, di Solo terdapat makanan yang wajib dicicipi saat malam.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
TRIBUNTRENDS.COM - Solo tidak pernah benar-benar tidur. Saat matahari terbenam dan lampu-lampu kota mulai berpijar, wajah asli Surakarta justru baru muncul melalui deretan kulinernya. Bagi wisatawan, berburu santapan malam di Jawa Tengah terasa kurang lengkap tanpa mencicipi atmosfer autentik di sudut-sudut jalanan Solo.
Apalagi di momen bulan suci, kulineran malam menjadi agenda yang paling dinanti. Setelah menunaikan ibadah salat tarawih, berjalan santai menyusuri trotoar yang dipenuhi pedagang kaki lima dan deretan angkringan khas Solo adalah cara terbaik untuk menutup hari. Selain cita rasa yang melegenda, keramahan harga yang ditawarkan membuat siapa pun betah berlama-lama nongkrong bersama teman atau keluarga.
Berikut adalah lima destinasi kuliner malam di Solo yang siap memanjakan lidah Anda:
1. Bebek Mropol: Gurihnya Daging Bebek yang Ramah di Kantong
Bagi Anda pencinta olahan unggas, Bebek Mropol adalah destinasi pertama yang tidak boleh dilewatkan. Warung ini menawarkan sensasi makan bebek dan ayam dengan bumbu meresap namun tetap menjaga harga tetap bersahabat.
Beberapa menu andalan yang bisa Anda pesan adalah Paket Nasi Bebek Mropol, Nasi Ayam Mropol, hingga Nasi Bebek Kremes yang penyajiannya sudah lengkap dengan minuman dan kesegaran lalapan. Sebagai pelengkap, jangan lupa tambahkan gorengan seperti tahu, tempe, terong, atau pete goreng yang semakin menambah nafsu makan.
Harga: Mulai dari Rp15.000
Jam Operasional: 16.00 – 23.00 WIB
Lokasi: Jl. Yosodipuro 84 B, Surakarta
Baca juga: Healing Tipis-Tipis di Solo! Itinerary Ngabuburit Hemat di Taman Tirtonadi Cuma Modal Rp17 Ribu!
2. Gudeg Ceker Margoyudan: Kuliner Midnight yang Melegenda
Jika Anda mencari pengalaman makan yang unik di dini hari, Gudeg Ceker Margoyudan adalah jawabannya. Berbeda dengan gudeg Jogja yang cenderung kering, gudeg khas Solo ini menyuguhkan perpaduan rasa manis dan gurih yang lebih cair dan lembut di lidah.
Satu porsinya berisi nasi gurih, gudeg nangka, ayam kampung, sambal krecek, telur bacem, dan tentu saja bintang utamanya: ceker ayam yang empuk. Meski baru buka saat tengah malam, antrean pembeli seringkali sudah mengular demi menikmati seporsi kehangatan ini.
Harga: Mulai dari Rp12.000
Jam Operasional: 02.00 WIB hingga habis
Lokasi: Jalan Wolter Monginsidi Nomor 41-43, Setabelan, Surakarta
3. Nasi Kuning Bang Ro: Bebas Pilih Lauk Sesuka Hati
Bosan dengan menu nasi putih? Cobalah melipir ke Nasi Kuning Bang Ro. Mengusung konsep prasmanan, tempat ini memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk mengambil nasi dan lauk sesuai keinginan (self-service).
Sumber: TribunTrends.com
| Dari Sekolah ke Pengungsian: Ribuan Paket MBG Grogol Dialihkan untuk Korban Banjir Sukoharjo |
|
|---|
| Ketinggian Air 1 Meter, Warga Gentan Sukoharjo Bertahan di Pengungsian, Banjir Terparah Sejak 1997 |
|
|---|
| Dibalik Insiden Jarik Terbalik PB XIV Purboyo saat Halalbihalal, Gusti Timoer: yang Miru Jarik Salah |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026 di Solo, Dari Safari Satwa hingga Romansa Kuliner Malam yang Harus Dikunjungi |
|
|---|
| Sate Buntel Solo, Menelusuri Jejak Kuliner Ikonik untuk Mudik Lebaran 2026 yang Wajib Dikunjungi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/KULINER-SOLO-Kuliner-legendaris-Solo-Nasi-Liwet-Bu-Wongso.jpg)