Rekam Jejak Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Dikti Saintek Didemo, Diduga Sering Pecat ASN
Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah putra dari Profesor Soemantri Brodjonegoro, mantan Rektor UI & Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1973.
Editor: Amir M
TRIBUNTRENDS.COM - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro viral didemo karena dugaan sering tampar hingga pecat pegawai.
Satryo Soemantri Brodjonegoro diumumkan menjadi Menteri Dikti Saintek di Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto sejak 20 Oktober 2024.
Lantas siapa sebenarnya sosok Satryo Soemantri Brodjonegoro?
Profil Satryo Soemantri Brodjonegoro
Mengutip laman Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Satryo Soemantri Brodjonegoro lahir di Delft, Belanda pada 5 Januari 1956.
Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah putra dari Profesor Soemantri Brodjonegoro, mantan Rektor Universitas Indonesia dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1973.
Salah seorang adiknya, Profesor Bambang Brodjonegoro pernah menjabat menteri di beberapa kementerian pada masa Presiden Joko Widodo.
Ia merupakan lulusan Ph.D di bidang teknik mesin University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS) pada 1985.
Setelah itu, Satryo Soemantri Brodjonegoro menjadi dosen Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pada tahun 1992, Satryo dipilih sebagai Ketua Jurusan Teknik Mesin ITB saat mengawali implementasi dari proses self evaluation pada jurusan tersebut.
Belakangan, proses ini diadopsi oleh ITB dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Di bawah kepemimpinanya, pembaharuan pendidikan tinggi Indonesia mulai pada Desember 2000 saat institusi pendidikan tinggi yang besar diubah menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN).
Di dunia pendidikan Indonesia, nama Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah nama yang tidak asing lagi.
Selama pengabdiannya di dunia pendidikan Indonesia, Satryo telah menghadapi berbagai masalah dan rintangan dalam usahanya memajukan pendidikan di Indonesia.
Sebagai Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Satryo Soemantri Brodjonegoro telah memberikan kontribusi yang cukub signifikan bagi pendidikan Indonesia.
Di masa kepemimpinannya, Satryo Soemantri Brodjonegoro mengalami banyak rintangan di dunia pendidikan.
Sumber: Tribunnews.com
| Beredar Isu Uya Kuya Punya 750 Dapur MBG, Dibantah & Sebut Hoax, Sejumlah Akun Medsos Dilaporkan |
|
|---|
| BNI Janji Dana Gereja 28 M Dikembalikan, Proses Mulai Minggu Ini, 'Senin Sampai Jumat di Hari Kerja' |
|
|---|
| Para Siswa yang Mengolok Guru di SMAN 1 Purwakarta Diskors 19 Hari, KDM: Mending Bersihkan Sekolah |
|
|---|
| Jusuf Kalla Ucap 'Jokowi Jadi Presiden Karena Saya', Singgung Momen Dulu Bawa Joko Widodo ke Jakarta |
|
|---|
| Bos-Bos BNI Dipanggil OJK Imbas Penggelapan Dana Gereja Rp28 M: Segera Tuntaskan atau Sanksi Menanti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Rekam-Jejak-Satryo-Soemantri-Brodjonegoro-Menteri-Dikti-Saintek-Didemo-Diduga-Sering-Pecat-ASN.jpg)