Breaking News:

Kuasa Hukum Inara Rusli Ogah Temui Wardatina Mawa di Luar Kantor Polisi, Singgung Risiko Ini

Pihak Inara Rusli memilih bersikap tegas terkait upaya mediasi dalam konflik hukumnya dengan Wardatina Mawa.

Tayang:
Tangkapan layar Youtube Alvin in Love
Kuasa Hukum Inara Rusli Tolak Mediasi dengan Mawa di Luar Polisi, Khawatir Jadi ‘Jebakan’. 

TRIBUNTRENDS.COM – Pihak Inara Rusli memilih bersikap tegas terkait upaya mediasi dalam konflik hukumnya dengan Wardatina Mawa. Melalui kuasa hukumnya, Lechumanan, Inara menolak adanya mediasi yang dilakukan di luar pengawasan pihak kepolisian.

Meski tawaran damai sempat muncul dan mendapat respons, pihak Inara menegaskan bahwa pertemuan hanya akan dilakukan secara resmi di hadapan penyidik. Menurut Lechumanan, mediasi informal di luar prosedur hukum dinilai berisiko dan bisa merugikan kliennya.

"Saya minta kepada semua pihak ya, tolong ya, jangan ada mediasi di luar. Nanti mediasi di luar itu bisa menjadi jebakan," tegas Lechumanan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (12/5/2026).

Ia menilai proses damai tanpa pendampingan aparat berpotensi menimbulkan tekanan atau tuntutan tertentu yang tidak seharusnya terjadi. Karena itu, pihaknya ingin semua proses berjalan transparan dan sesuai jalur hukum.

"Yang penting saya minta perdamaian ini jangan ada upaya pras-memeras lho. Jangan seolah-olah kita takut, terus kemudian diminta sejumlah uang. Ini bukan perkara uang!" tambahnya.

Kuasa Hukum Inara Rusli Tolak Mediasi dengan Mawa di Luar Polisi, Khawatir Jadi ‘Jebakan’.
Kuasa Hukum Inara Rusli Tolak Mediasi dengan Mawa di Luar Polisi, Khawatir Jadi ‘Jebakan’. (Instagram Inara Rusli)

Lechumanan juga mengingatkan agar proses perdamaian tidak dijadikan kesempatan untuk mengajukan syarat yang dianggap berlebihan dibanding perkara yang sedang berjalan.

Baca juga: Fitri Salhuteru Akui Tetap Mendukung Inara Rusli Meski Sempat Menegur Keras: Saya Tidak Membenarkan

"Jangan sampai perkaranya bobotnya kecil, tapi permintaannya besar. Nah, itu enggak bener itu," lanjut Lechumanan.

Pihak Inara Rusli berharap jika memang ada upaya damai, semuanya dilakukan secara profesional dengan pengawasan dari Direktorat PPA Polda Metro Jaya agar hasilnya adil bagi semua pihak.

"Kalau memang mau mediasi, mau berdamai, berdamailah yang secara adil, berdamai dengan cara yang bener-bener profesional," pungkasnya.

Sebagai informasi, konflik antara Inara Rusli dan Wardatina Mawa bermula dari saling lapor terkait persoalan rumah tangga yang menyeret nama Insanul Fahmi.

Wardatina Mawa sebelumnya melaporkan Inara Rusli atas dugaan perzinaan setelah hubungan Inara dengan Insanul Fahmi disebut sebagai pernikahan siri. Di sisi lain, pihak Insanul Fahmi juga melaporkan Mawa ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan akses ilegal dan penyebaran data pribadi.

Meski sempat muncul opsi restorative justice, pihak Mawa disebut meminta syarat berupa pencabutan laporan akses ilegal. Namun pihak Inara dikabarkan tetap ingin melanjutkan proses hukum yang berjalan.(Tribuntrends.com/Grid.ID/Ulfa Lutfia Hidayati)

Sumber: Grid.ID
Tags:
Inara Ruslikuasa hukumWardatina Mawa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved