Breaking News:

Doktif Tuding Isu Mualaf dr. Richard Lee sebagai Pengalihan Kasus TPPU

Doktif kembali menuding dr. Richard Lee, dengan menilai polemik sertifikat mualaf diduga hanya pengalihan dari persoalan hukum yang lebih serius.

Tayang:
Kolase Kompas.com/via Grid.ID
POLEMIK SERTIFIKAT MUALAF - Doktif Sebut Sertifikat Mualaf dr. Richard Lee Diduga Hanya Pengalihan Isu dari Kasus TPPU. 

TRIBUNTRENDS.COM – Sosok yang dikenal sebagai Doktif kembali melontarkan tudingan terhadap praktisi kecantikan dr. Richard Lee. Ia menilai polemik mengenai sertifikat mualaf Richard Lee diduga hanya sebagai upaya pengalihan perhatian dari persoalan hukum yang lebih serius.

Menurut Doktif, isu terkait agama sengaja diangkat untuk menutupi dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan nilai yang tidak sedikit. Ia menegaskan bahwa perhatian publik seharusnya diarahkan pada aliran dana dari bisnis kecantikan yang dipersoalkan, bukan pada hal administratif keagamaan.

"Dugaannya Doktif ini merupakan pengalihan isu dari apa? Dari dugaan pasal 55 dan TPPU yang ingin dihindarkan dari tersangka DRL," kata Doktif di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Doktif (kanan) saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (4/5/2026).
Doktif (kanan) saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (4/5/2026). (Grid.id/Devi Agustiana)

Lebih lanjut, Doktif menduga pengalihan isu tersebut bertujuan melindungi aset milik Richard Lee agar tidak tersentuh penyitaan oleh negara. Ia menilai ada kekhawatiran dari pihak terkait terhadap dampak hukum yang bisa berpengaruh besar pada kondisi keuangan mereka.

Baca juga: Psikis Richard Lee Terganggu, Kuasa Hukum Kecam Doktif yang Sering Bikin Konten di Polda

"Orang ini sangat licik, sangat licik, dia takut sekali miskin. Jadi dia akan berusaha bagaimana caranya agar masyarakat Indonesia lupa dengan penipuan ratusan miliar itu," tegasnya.

Tak hanya itu, Doktif juga menyoroti penerapan Pasal 55 KUHP yang menurutnya harus menjerat pihak-pihak terdekat, termasuk istri Richard Lee. Ia menekankan pentingnya pertanggungjawaban terhadap aset yang diduga berasal dari kerugian masyarakat.

"Sertifikat mualaf itu bukan masalah besar, TPPU di depan mata kok. Jika memang dia tidak mau mengembalikan ratusan miliar uang masyarakat, kembalikan ke negara," lanjut Doktif.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tetap berpikir kritis dan tidak mudah terbawa isu yang bersifat SARA. Fokus utama, menurutnya, adalah transparansi dalam industri kecantikan serta perlindungan konsumen dari potensi kerugian.

"Kenapa kok begitu sulit untuk mengakui, bahkan pengalihan isu untuk apa? Menyelamatkan aset. Ayo pinter kalian masyarakat Indonesia pinter," pungkasnya.

Sementara itu, hingga kini pihak Richard Lee maupun kuasa hukumnya belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan pengalihan isu terkait TPPU tersebut. (Tribuntrends.com/Grid.ID/Devi Agustian)
 

Sumber: Grid.ID
Tags:
Doktifdr. Richard LeeTPPUmualaf
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved