Breaking News:

Selebrita

Fadia Ceritakan Kronologi Dirinya Didatangi Tim KPK di Semarang, Bantah Kena OTT, 'Cuma Koordinasi'

Fadia ceritakan kronologi dirinya didatangi tim KPK di Semarang, bantah kena OTT dan cuma koordinasi

Tayang:
Editor: Talitha Daren
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
OTT BUPATI PEKALONGAN - Fadia ceritakan kronologi dirinya didatangi tim KPK di Semarang 

Ringkasan Berita:
  • Fadia ceritakan kronologi dirinya didatangi tim KPK di Semarang.
  • Fadia mengatakan, pada pukul 00.00 malam, tim KPK mendatanginya untuk meminta berkoordinasi.
  • KPK mengungkapkan bahwa Fadia mendapatkan banyak keuntungan seiring dengan banyaknya proyek pengadaan barang dan jasa yang dilakukan PT RNB di sejumlah Perangkat Daerah Pemkab Pekalongan.

TRIBUNTRENDS.COM - Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali membantah bahwa dirinya terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Fadia Arafiq menegaskan tidak ada peristiwa transaksi uang yang terjadi saat dirinya diamankan oleh tim penyidik.

Menurut Fadia, istilah operasi tangkap tangan atau OTT seharusnya merujuk pada kondisi ketika seseorang tertangkap saat memberi atau menerima uang secara langsung.

Sementara dalam situasi yang dialaminya, ia mengklaim tidak melakukan aktivitas tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Fadia setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pada saat diamankan, tidak ada transaksi uang maupun pemberian apa pun yang terjadi.

Fadia kemudian menceritakan kronologi ketika dirinya didatangi tim KPK di Semarang.

Saat itu, ia mengaku sedang bertemu dengan Ahmad Luthfi untuk menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat menghadiri sebuah acara.

Setelah pertemuan tersebut, Fadia mengatakan sempat menemui pengacaranya.

Ia pun kembali menegaskan bahwa peristiwa yang menimpanya bukanlah operasi tangkap tangan seperti yang banyak diberitakan.

Baca juga: Perbandingan Kekayaan Fadia Arafiq Vs Muhammad Fikri Thobari, Sesama Kepada Daerah Kena OTT KPK

Detik-detik Fadia Arafiq Ditangkap

“Lalu saya duduk di tempat charger mobil bersama anak saya, putri saya, dan yang gede di rumah sama Kabag ekonomi dan ajudan,” ujar dia.

Fadia mengatakan, pada pukul 00.00 malam, tim KPK mendatanginya untuk meminta berkoordinasi.

Berdasarkan hal tersebut, dia membantah terjaring dalam OTT.

“Jam 00.00-an malam lah saya waktu itu saya tiba-tiba KPK datang terus bilang “mau koordinasi boleh?” boleh saya bilang, saya ikut saja, jadi saya jelaskan saya tidak ada OTT,” tutur dia.

“Ini harus saya jelaskan karena anak-anak saya nanti kasihan, karena dipikir saya sedang transaksi menerima uang, itu tidak sama sekali,” tambah dia.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan pada Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Sosok Mehnaz Nazeela Ashraff, Anak Bupati Fadia A Rafiq yang Diduga Terima Rp 2,5 M, Seorang Aktris

FADIA ARAFIQ - Kini disegel, penampakan garasi berisi 8 mobil mewah di Rumah Fadia Arafiq
FADIA ARAFIQ - Kini disegel, penampakan garasi berisi 8 mobil mewah di Rumah Fadia Arafiq (Tribun Trends/Instagram @fadiaarafiq dan Tribunnews.com/Tribun Banyumas/Indra Dwi Purmomo)

Dalam perkara ini, Fadia diduga terlibat dalam rangkaian yang utuh: mendirikan perusahaan keluarga PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), ikut proyek pengadaan di lingkungan Pemkab Pekalongan, arahkan bawahan untuk menangkan perusahaannya, lalu keuntungan miliaran rupiah mengalir kembali ke lingkar keluarganya.

KPK mengungkapkan bahwa Fadia mendapatkan banyak keuntungan seiring dengan banyaknya proyek pengadaan barang dan jasa yang dilakukan PT RNB di sejumlah Perangkat Daerah Pemkab Pekalongan.

Terlebih lagi, sebagian besar pegawai PT RNB merupakan tim sukses Bupati Fadia yang dipekerjakan di sejumlah Pemkab Pekalongan.

Pada tahun 2025, PT RNB mendominasi proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan dengan mengerjakan pengadaan jasa outsourcing di 17 Perangkat Daerah, 3 RSUD, dan 1 Kecamatan.

Jika dilihat lebih jauh, selama tahun 2023-2026, terdapat transaksi masuk ke PT RNB senilai Rp 46 miliar yang bersumber dari kontrak antara PT RNB dan perangkat daerah di Pemkab Pekalongan.

Baca juga: Dinasti Politik Keluarga Fadia Arafiq Disorot, Suaminya Ashraff Abu Anggota DPR RI Ikut Terseret

FADIA RESMI TERSANGKA -
FADIA RESMI TERSANGKA - (KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI/Wikipedia)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
berita viral hari iniFadia ArafiqKPK
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved