Selebrita
Operasi Hidung dengan Dokter Tompi, Rina Nose Ungkap Alasan Sebenarnya
Rina Nose ungkap alasan operasi hidung dengan dokter Tompi di Indonesia. Ia juga meluruskan anggapan keliru soal istilah bedah plastik.
Penulis: Tim Konten Trends
Editor: Tim TribunTrends
"Dan FYI, di sini nggak ada unsur atau bahan plastik sama sekali ya. Apalagi bahan plastik yang kayak dipake untuk bikin ember atau tutup botol kecap," terangnya.
Wanita berusia 42 tahun ini kemudian menjelaskan makna istilah tersebut dalam dunia medis.
“Plastik” dalam bedah plastik itu artinya “membentuk” atau “mencetak”, atau dalam hal ini “mengubah bentuk”. Dari bahasa Yunani plastikos/plastos/plassein (molded/formed/to mold)," tandasnya.
Rina Nose: Operasi Plastik Bukan Sekadar Mengubah Penampilan
Pemilik nama asli Nurina Permata Putri ini menilai operasi plastik bukan sekadar tindakan untuk mengubah penampilan.
Menurutnya, keputusan tersebut juga berkaitan dengan berbagai pertimbangan yang lebih kompleks.
Baca juga: Kini Badannya Kurus, Rina Nose Ungkap Kondisi Kesehatannya Tenang Guys, Kepingin Ceking Aja
Rina mengawali penjelasannya dengan menekankan bahwa operasi plastik kerap menjadi perdebatan ketika dibicarakan di ruang publik.
"OPERASI PLASTIK. SEBUAH KEPUTUSAN PRIBADI YANG MENJADI ARGUMENTATIF KETIKA MEMASUKI RANAH PUBLIK," ujar Rina.
Ia menegaskan bahwa keputusan menjalani operasi plastik bukanlah sesuatu yang diambil secara sembarangan.
"Bagi saya, operasi plastik bukan sekedar prosedur untuk mengubah penampilan, apalagi cuma pengen ikut-ikutan."
Menurutnya, proses tersebut melibatkan banyak pertimbangan yang tidak sederhana.
"Melainkan sebuah keputusan etis dan estetis yang cukup rumit karena melibatkan banyak aspek."
Dalam penjelasannya, Rina juga menyinggung bahwa operasi plastik berkaitan dengan berbagai faktor teknis maupun biologis.
"Mulai dari pemahaman, perhitungan (rasio-geometri) bentuk wajah untuk mendapatkan bentuk yang sesuai-harmonis, juga aspek biologis (struktur tulang, kulit, fungsi jaringan, dll.) agar tidak berdampak pada masalah kesehatan," terangnya.
Ia juga menyebut bahwa faktor lingkungan dan kondisi geografis turut memengaruhi karakteristik fisik seseorang.
Baca juga: Tompi Pecah Kongsi dengan Pandji Usai Ribut Soal Roasting Fisik Gibran? Sahabat Tapi Tak Sejalan
"Menyadari bahwa letak/posisi geografis di setiap belahan dunia berbeda, punya alam, pola, dan iklim yang berbeda yang memengaruhi gen, ciri fisik, termasuk bentuk wajah dan hidung, pilihan dan keputusan untuk mengubah bagian kecil itu merupakan sebuah tantangan," jelasnya.
Rina menegaskan bahwa setiap orang memiliki pertimbangan masing-masing terkait keputusan terhadap tubuhnya.
"Setiap individu tentu punya pilihan dan pertimbangan masing-masing."
Pada akhirnya, ia mengakui bahwa faktor estetika dan perawatan menjadi salah satu alasan utama.
"Bagi saya, dan tentunya bagi kebanyakan perempuan, estetika dan perawatan adalah alasan pasti secara umum. Karena bukan hanya hidung, tapi keseluruhan juga di-tune up untuk peremajaan," pungkas istri dari Josscy Vallazza.
Sumber: Banjarmasin Post
| Bertengkar Saat Live TikTok, Pinkan Mambo Tak Terima Arya Khan Bangun Rumah Diam-diam & Ucap Cerai |
|
|---|
| Ibu Vidi Aldiano Bersyukur Punya Menantu Seperti Sheila Dara, Sebut Sang Mantu Mulai Menata Diri |
|
|---|
| Sosok Yulia Baltschun yang Diselingkuhi Suami, Juara 3 Masterchef Season 4 Keturunan Jerman Ciamis |
|
|---|
| Egi Fazri Nangis Minta Maaf, Janji Hentikan Konten Mirip Vidi Aldiano, Sudah Bicara dengan Keluarga |
|
|---|
| Jessica Kumala Wongso Sempat Join Threads, Langsung Tutup Akun Karena Banyak yang Komen Sianida |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/rina-nose-a.jpg)