Breaking News:

Jejak Peristiwa

Diberi Minuman Orang Tak Dikenal, Penyanyi Dangdut Langsung Berbusa dan Muntah Darah: Diracun?

Penyanyi dangdut di Bima bernama Dede Sherlyn meninggal dunia secara mendadak usai menenggak minuman yang diberikan oleh orang tak dikenal.

Tayang:
Editor: Amir M
Grid.id
DEDE SHERLYN - Dede Sherlyn penyanyi dangdut asal Bima NTB tewas usai minum teh dalam kemasan. 

"Personel lakukan pengamanan di dua lokasi itu, untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan," tandasnya.

Baca juga: Anak Masih Bayi, Artis Cantik Tewas Kecelakaan di Tol Jombang, Jasad Terlempar, Suaminya Terjepit

DEDE SHERLYN - Dede Sherlyn penyanyi dangdut asal Bima NTB yang tewas usai minum teh dalam kemasan.
DEDE SHERLYN - Dede Sherlyn penyanyi dangdut asal Bima NTB yang tewas usai minum teh dalam kemasan. (Instagram)

Minuman teh dalam kemasan memang bisa beresiko mengandung racun ketika ada dalam kondisi kedaluwarsa.

Kasus yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, ada 20 orang siswa yang mendapatkan perawatan intensif karena mengonsumsi teh dalam kemasan yang telah kedaluwarsa.

Hasil uji sampel teh kemasan yang diduga kuat menyebabkan 20 siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Tahfidz Bintangku, keracunan, telah keluar.

Di dalam sampel teh kemasan itu ditemukan kandungan nitrit.

Sampel teh kemasan tersebut diuji di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan kandungan nitrit yang ditemukan pada sampel teh kemasan sebesar 0,0003 miligram.

Nitrit sendiri merupakan pengawet yang mencegah kerusakan makanan dan penghambat pertumbuhan mikroba.

Senyawa kimia tersebut juga bersifat toksik atau beracunan bila jumlahnya melebihi ambang batas.

Sementara berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 492 Tahun 2010 batas kadar nitrit pada minuman kemasan berada di angka 3 miligram/liter dan SNI 3553 2015, yakni 0,1 miligram.

"Kadar nitrat pada sampel teh kemasan ini terbilang negatif atau minimum di angka 0,0003 miligram. Namun, karena teh kemasan kedaluwarsa, senyawa yang ada menjadi bereaksi dan terakumulasi dalam tubuh hingga memicu keracunan. Untuk bakteri tidak ditemukan," katanya kepada TribunJatim-Timur.com, Rabu (7/6/2023).

Dia menjelaskan hasil uji laboratorium ini tidak diserahkan ke pihak kepolisian untuk pijakan dalam menentukan tahap penanganan kasus keracunan selanjutnya.

Sebab, dia menilai peristiwa keracunan ini tidak terjadi akibat faktor kesengajaan.

"Tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Kami lebih mengutamakan pembinaan. Kami sudah melakukan pembinaan penjual teh kemasan. Selain itu, juga orang tua yang memberi teh kemasan kepada siswa. Kami juga menggelar sidak beberapa jam pasca peristiwa keracunan," paparnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa kembali terulang, dia mengimbau kepada konsumen agar lebih awas mengecek tanggal kedaluwarsa produk yang hendak dibeli.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Tags:
Dede SherlynNTBBimaNusa Tenggara Barat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved