Breaking News:

Respon Dingin Wardatina Mawa Dipaksa Damai Inara Rusli, Restorative Justice Terkunci Penolakan

Inara Rusli kembali mendatangi Polda Metro Jaya menindaklanjuti permohonan restorative justice, namun pihak Wardatina melakukan penolakan.

Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
Instagram Inara Rusli/ Instagram Wardatina Mawa
KONFLIK INARA DAN MAWA - Inara Rusli kembali mendatangi Polda Metro Jaya menindaklanjuti permohonan restorative justice, namun pihak Wardatina melakukan penolakan. 

Ringkasan Berita:
  • Inara Rusli kembali menindaklanjuti permohonan restorative justice atas laporan dugaan perzinaan yang dilayangkan Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi.
  • Pihak Wardatina telah menunjukkan sikap penolakan terhadap upaya damai yang diajukan pihak Inara.
  • Meski demikian, tim Inara memilih tetap kukuh menempuh jalur kekeluargaan.

TRIBUNTRENDS.COM - Inara Rusli kembali mendatangi Polda Metro Jaya bersama tim kuasa hukumnya pada Selasa (13/1/2025).

Kali ini, kedatangan mereka membawa misi khusus: menindaklanjuti permohonan restorative justice atas laporan dugaan perzinaan yang dilayangkan Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi.

Namun langkah tersebut tidak berjalan mulus.

Pihak Wardatina telah menunjukkan sikap penolakan terhadap upaya damai yang diajukan pihak Inara.

Meski demikian, tim Inara memilih tetap kukuh menempuh jalur kekeluargaan.

Baca juga: Insanul Fahmi Akan Laporkan Kakak Mawa yang Anggota Polri, Diduga yang Membuka Rekaman CCTV Inara?

Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, menyebut kehadiran mereka di Unit Renakta Polda Metro Jaya bertujuan memperoleh kepastian hukum terkait sikap pihak pelapor.

Inara Rusli mengungkapkan perasaannya yang dibohongi oleh Insanul Fahmi, suami Wardatina Mawa, dan mendapat analisis mendalam dari ahli ekspresi
Inara Rusli mengungkapkan perasaannya yang dibohongi oleh Insanul Fahmi, suami Wardatina Mawa, dan mendapat analisis mendalam dari ahli ekspresi (Tangkapan layar Youtube Alvin in Love)

“Kami meminta perlindungan hukum serta konsultasi supaya bisa terwujudnya restorative justice,” ungkap Daru.

Ia menegaskan penolakan awal tidak akan mematahkan tekad kliennya untuk menyelesaikan persoalan di meja mediasi ketimbang berlanjut ke pengadilan.

“Jadi tetap dari pihak Inara kukuh berkeinginan untuk bisa terlaksananya restorative justice atau perdamaian.

Seperti apa keinginan Mawa, kita juga belum tahu,” tambah Daru.

Daru memastikan bahwa keinginan berdamai lahir murni dari Inara sendiri.

“Kami kuasa hukum hanya menjalankan apa yang menjadi keinginan dari diri dia tanpa ada intervensi apa pun,” ucapnya.

KONFLIK INARA DAN MAWA - Inara Rusli kembali mendatangi Polda Metro Jaya menindaklanjuti permohonan restorative justice, namun pihak Wardatina melakukan penolakan.
KONFLIK INARA DAN MAWA - Inara Rusli kembali mendatangi Polda Metro Jaya menindaklanjuti permohonan restorative justice, namun pihak Wardatina melakukan penolakan. (Instagram Inara Rusli/ Instagram Wardatina Mawa)

Alasan kemanusiaan & masa depan anak

Daru menjelaskan bahwa hal terpenting dalam perkara ini adalah nasib anak-anak.

“Ini kan masih ada kaitannya dengan masa depan anak juga. Jadi kita akan berusaha,” tuturnya.

Ia menilai konflik berkepanjangan akan berdampak buruk pada psikologis anak, sehingga perdamaian tetap diupayakan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Tags:
Wardatina MawaInara RusliInsanul Fahmi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved