Selebrita
Dokter Tompi Diserang Netizen Gegara Kritik Pandji Pragiwaksono, Pilih Debat Dalam Bahasa Aceh
Kritik Tompi terhadap candaan fisik Pandji soal Gibran dalam Mens Rea memicu tudingan netizen yang melabelinya sebagai ternak mulyono
Editor: jonisetiawan
Ringkasan Berita:
- Tompi dituding “termul” usai mengkritik Pandji
- Tompi merespons sindiran netizen dengan nada menyentil
- Tompi menegaskan sikap: kritik boleh, ejek fisik tidak
TRIBUNTRENDS.COM - Gelombang perbincangan seputar special show Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono masih terus bergulir di jagat media sosial.
Pertunjukan stand-up comedy yang dirilis di Netflix itu tak hanya memantik diskusi soal batas humor dan kritik, tetapi juga menyeret sejumlah figur publik ke dalam pusaran perdebatan.
Kali ini, sorotan publik mengarah kepada dr Tompi, musisi ternama sekaligus dokter, yang sebelumnya turut menyampaikan kritik terhadap materi Pandji.
Alih-alih mereda, keterlibatannya justru memicu tudingan baru yang tak kalah kontroversial.
Baca juga: Tompi Sebut Pandji Malas Berpikir Usai Jadikan Kondisi Medis Gibran Bahan Tertawaan di Mens Rea
Tompi Dicap “Termul”
Nama Tompi mendadak ramai diperbincangkan usai dirinya dituding sebagai “ternak mulyono” atau Termul, istilah yang kerap dilekatkan kepada pendukung fanatik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Tudingan itu muncul lantaran kritik Tompi terhadap candaan fisik Pandji yang menyentil Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam Mens Rea.
Kritik tersebut dinilai sebagian netizen sebagai bentuk pembelaan terhadap Gibran.
Salah satu tudingan datang dari akun media sosial @isminabillayunas12, yang secara terbuka menyasar Tompi.
Sindiran Netizen: Dari Profesi hingga Isu Aceh
Dalam komentarnya, akun tersebut menyinggung latar belakang Tompi sebagai dokter kecantikan sekaligus musisi. Ia menilai Tompi terlalu reaktif terhadap candaan Pandji.
"Baru tahu dokter kecantikan itu ternyata termul. Sampe ngamuk gara-gara Mens Reanya Pandji bahas muka ngantuk," tulis akun tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, sang netizen juga melontarkan komentar lanjutan menggunakan bahasa Aceh, dengan membawa isu bencana banjir di Aceh.
"Watee Aceh banjir inoehat ho droneuh doto? Pakon hana rioh lagee nyoe? (Waktu Aceh banjir begini, ke mana Anda dokter? Kenapa tidak ada suaranya (sepi-sepi saja) seperti ini?)" tulisnya.
Komentar tersebut sontak memicu reaksi lanjutan dari Tompi.
Balasan Tompi: Menyentil dengan Bahasa Aceh
Merasa tersenggol, Tompi memilih untuk merespons langsung komentar tersebut. Namun, alih-alih terpancing emosi, ia justru membalas dengan nada menyentil menggunakan bahasa Aceh pula.
Sumber: TribunTrends.com
| Komnas Anak Komentari Ruben Onsu & Sarwendah, Kakak Jordi Onsu Tak Kirim Nafkah Sebagai Protes |
|
|---|
| Clara Shinta Memutuskan untuk Rujuk dengan Alexander Assad dalam Waktu 3 Minggu, Sudah Mediasi |
|
|---|
| 'Jangan Angkuh Ya!', Ruben Onsu Peringatkan Adik Sarwendah, Sebut Terlalu Ikut Campur Urusannya |
|
|---|
| Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Bongkar Bukti Chat dengan Saksi Kunci |
|
|---|
| Clara Shinta Rujuk dengan Alexander Assad, Sudah Damai Usai Sering Bertemu di Luar Pengadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/Tompi-bertemu-dengan-Wakil-Presiden-Gibran.jpg)