Sebagian tetap tinggal, bertahan di tengah guyuran hujan. Di antara mereka, seorang mahasiswa bernama Hendi Mulyadi berdiri, menggenggam poster basah oleh air hujan dan keringat.
"Kami meminta upaya penegakkan hukum yang transparan dan tegas kepada para pelaku yang telah mengakibatkan kematian kepada rekan kami, Affan," katanya lantang, menatap lurus ke arah aparat di balik tameng.
(TribunTrends.com/ WartaKotalive.com/ Disempurnakan dengan bantuan AI)