Kunci Jawaban

Mengembangkan Rencana Pembelajaran Berdasarkan Experiential Learning, Kunci Jawaban Modul 2 PSE PPG

Editor: Sinta Darmastri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KUNCI JAWABAN - Simaklah Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE), khususnya materi yang membahas PSE konteks Experiential Learning di PPG 2025.

TRIBUNTRENDS.COM - Dalam pelatihan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan 2025, para guru tidak hanya diajak memahami konsep pembelajaran, tetapi juga langsung diminta menerapkannya ke dalam rencana nyata.

Salah satu pertanyaan menarik yang akan muncul selama proses pelatihan ini berbunyi: "Mari mencoba mengembangkan Rencana Pembelajaran berdasarkan Experiential Learning!".

Pertanyaan ini muncul dalam Platform Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dan berkaitan dengan Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE), khususnya materi yang membahas Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam konteks Experiential Learning.

Konsep Experiential Learning sendiri menekankan pembelajaran yang dimulai dari pengalaman konkret siswa, kemudian dilanjutkan dengan refleksi, pemahaman konsep, dan akhirnya penerapan melalui tindakan nyata.

Dalam konteks PSE, pendekatan ini sangat relevan karena membantu siswa membangun kesadaran diri, empati, dan kemampuan sosial melalui pengalaman langsung yang bermakna.

Modul 2 PSE, Materi: Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam konteks Experiential Learning

Baca juga: Penerapan Experiential Learning Siklus Kolb, yang Perlu Diperhatikan! Modul 2 Topik 3 PPG Terbaru

Latihan Pemahaman

Soal 1 dari 1

Seorang peserta pelatihan yang selalu mengamati situasi secara mendalam dan lebih suka merenungkan pengalaman mereka daripada langsung bertindak cenderung memiliki gaya belajar ....

a. Aktif
b. Reflektif
c. Teoritis
d. Pragmatis
e. Dogmatis

Jawaban: b. Reflektif
________

Cerita Reflektif

[Pertanyaan:]

Mari mencoba mengembangkan Rencana Pembelajaran berdasarkan Experiential Learning!

[Kunci Jawaban:]

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Kelas: XI
Topik: Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Waktu: 2 JP (2 x 45 menit)
Model Pembelajaran: Experiential Learning + Social Emotional Learning (SEL)

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Prinsip Intellectual Integrity dalam Kode Etik Guru? Jawaban PPG Modul 3

1. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengidentifikasi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan sekitar.
  • Menunjukkan sikap empati, peduli, dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam kelompok.
  • Melakukan refleksi atas tindakan pribadi dan sosial berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

2. Langkah-Langkah Perbelajaran (Tahapan Experiential Learning)

A. Concrete Experience (Mengalami)

Guru mengajak siswa mengamati dan mendiskusikan video atau studi kasus tentang konflik sosial yang menyinggung nilai persatuan dan keadilan.

Aktivitas: Menonton video pendek, lalu berdiskusi kelompok mengenai kejadian tersebut.

B. Reflective Observation (Merefleksikan)

Siswa diarahkan untuk menulis refleksi pribadi:

  • Apa perasaan mereka setelah melihat kejadian tersebut?
  • Nilai Pancasila mana yang diabaikan?

Fokus SEL: Kesadaran diri, empati (empathy), kesadaran sosial.

C. Abstract Conceptualization (menyimpulkan)

Bersama guru, siswa merumuskan konsep atau prinsip dari pengalaman dan refleksi mereka, lalu mengaitkan dengan nilai-nilai Pancasila.

Contoh: Menyimpulkan bahwa nilai persatuan dapat diwujudkan dengan menghargai perbedaan dan mencegah ujaran kebencian.

D. Active Experimentation (Menekankan)

Siswa menyusun rencana aksi nyata sederhana untuk menguatkan nilai pancasila di sekolah. Misalnya: kampanye saling menghargai antar teman.

Fokus SEL: Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, compassion, komunikasi dan kolaborasi.

Baca juga: Apa Pengertian Manusia Merdeka Menurut Ki Hadjar Dewantara? Kunci Jawaban 3 FPPN Topik 1 PPG

3. Penilaian

  • Sikap: empati, tanggung jawab keterbukaan.
  • Keterampilan: Kemampuan berpikir kritis (critical inquiry) refleksi, kerja sama.
  • Pengetahuan: Pemanaman tentang nilai-nilai Pancasila dalam konteks kekinian.

*)Disclaimer: Contoh jawaban ini hanya sebagai referensi bagi guru yang mengikuti PPG 2025 untuk mengerjakan di Ruang GTK.

***

(TribunTrends.com/Tribun Network)