Ayahnya adalah aktor dan sutradara veteran Hussein Abdul Hasan.
Sementara ibunya, Mahyon Ismail, juga merupakan sosok yang berkecimpung di dunia seni.
Sejak usia 5 tahun, Faizal telah berakting, yakni di film Darah Panglima.
Meski sempat rehat dari dunia seni peran untuk fokus pada pendidikan akademik, ia kembali aktif pada usia 15 tahun dengan bermain di film garapan ayahnya, Senja Merah.
Akting Faizal mendapat pengakuan usai memerankan tokoh Azroy di film Gila-gila Remaja, yang juga merupakan karya penyutradaraan ayahnya.
Film tersebut menjadi titik balik karier Faizal, menjadikannya idola remaja pada masanya.
Ia berhasil memadukan kharisma muda dengan kemampuan akting yang matang, sebuah kombinasi yang terus ia pertahankan hingga kini.
Karier dan Penghargaan
Sejauh ini, Faizal memiliki empat piala penghargaan, yakni Anugerah Bintang Popular ke-10 tahun 1997, Pelakon Pembantu Lelaki Terbaik (Filem) Anugerah Skrin 2003, Pelakon Lelaki Terbaik Festival Filem Malaysia ke-25, dan Pelakon Lelaki Terbaik (Drama) Anugerah Skrin 2019.
Rekam jejak ini menunjukkan bahwa ia bukan sekadar aktor viral dadakan, tetapi seorang pekerja seni yang telah lama membangun kredibilitas dan kualitas.
Faizal menikah dengan aktris Suhaila Sulaiman pada 2004. Keduanya terlibat cinta lokasi sejak 1999 kala bermain pementasan teater Ayu Cendana. Kini, Faizal telah mempunyai dua putra yang menjadi bagian dari kehidupannya di balik layar.
Karakter Walid Muhammad dalam film Bidaah diperankan oleh Moh Faizal bin Hussein atau lebih populer dengan Faizal Hussein.
Faizal lahir di Gombak, Selangor, Malaysia pada 31 Mei 1967–kini 57 tahun.
Orang tuanya adalah pasangan aktor veteran tahun 60-an, mendiang Hussein Abu Hassan (1937–2007) dan mendiang Mahyon Ismail (1942–2011).
Lahir dari keluarga yang berkarir di bidang seni peran menjadikan Faizal aktif di dunia perfilman sejak usia lima tahun.