"Oppa, ini Sae Ron. Aku menerima surat resmi. Mereka akan mengambil tindakan hukum. Jika mereka menuntut 700 juta won sekaligus, aku benar-benar tidak bisa melakukannya. Apakah kita benar-benar harus ke pengadilan? Tolong bantu aku. Tolong beri aku waktu," bunyi pesan yang dikirimkan Kim Sae Ron pada Kim Soo Hyun.
Akan tetapi Kim Soo Hyun sama sekali tidak menggubris pesan putus asa dari Kim Sae Ron.
Sebagai upaya terakhir, Kim Sae Ron sengaja memposting foto mesra mereka dengan harapan hal itu bisa memicu Kim Soo Hyun menanggapi pesannya.
Dispatch lantas mencoba meminta klarifikasi dari Gold Medalist terkait dengan permintaan mereka agar Kim Sae Ron membayar utang.
Dalam jawabannya, Gold Medalist berkilah jika surat yang mereka kirimkan hanya formalitas saja.
"Kami tidak pernah bermaksud menagih uang darinya. Kami tidak punya pilihan selain menyelesaikan prosedur hukum yang diperlukan untuk menghindari potensi pelanggaran kewajiban fidusia," kilah Gold Medalist.
Tapi Kim Sae Ron sendiri tidak pernah diberi tahu bahwa surat itu hanya formalitas hingga ia berpikir harus benar-benar membayarkan.
Kim Sae Ron menjadi sangat tertekan dan ketakutan karena masalah ini.
Perbedaan klaim antara Gold Medalist dan Kim Sae Ron ini menimbulkan pertanyaan.
Ivestigasi Dispatch menemukan jika Kim Sae Ron tidak mengabaikan utangnya.
Ia mengalokasikan keuntungan dari investasi di Golden S untuk membayar denda dan kompensasi iklan.
Baca juga: Dihujat karena DUI, Kim Sae Ron Diam-diam Sudah Datangi 57 Toko yang Terdampak, Beri Kompensasi
Dengan keterbatasan finansialnya, Kim Sae Ron berusaha sebaik mungkin untuk melunasi kewajibannya.
Ia menjual aset-asetnya, termasuk mobil dan investasi CB miliknya, dengan menggunakan lebih dari 200 juta won sebagai kompensasi.
Kesaksian Tetangga
Dispatch juga berhasil mendapatkan cerita eksklusif dari seorang tetangga di apartemen tempat Kim Sae Ron tinggal.