Pengalaman tersebut mengajarkan Nadine banyak hal tentang ketahanan mental.
Dia juga belajar mengenai pentingnya persiapan fisik dalam menghadapi situasi ekstrem.
"Pelajaran yang saya dapat adalah, jangan sampai kita lupa dengan sekeliling kita saat berada di medan yang berat," ujar Nadine.
2. Fiersa Besari
Fiersa Besari, penyanyi dan penulis yang juga ikut mendaki Carstensz Pyramid pada tahun 2025, turut merasakan duka atas tragedi yang menimpa dua pendaki senior.
Ia membagikan kabar tersebut melalui akun Instagram-nya pada 3 Maret 2025, menyatakan bahwa ia dan timnya sempat terjebak di Yellow Valley Basecamp.
Hal itu terjadi dikarenakan akibat cuaca buruk yang mempengaruhi akses helikopter, satu-satunya sarana transportasi yang bisa digunakan ke lokasi tersebut.
Dalam unggahannya, Fiersa mengungkapkan, "Kami alhamdulillah stabil. Kami kaget dan sedih mendengar kejadian ini, tapi berterima kasih kepada semua pihak yang membantu proses evakuasi."
Fiersa dan timnya juga bekerja sama dengan para relawan untuk menghubungi tim yang terjebak menggunakan alat komunikasi (HT), meski cuaca sangat ekstrem.
Ia menggambarkan medan Carstensz Pyramid yang sangat berat.
Untuk mencapai puncak, pendaki harus menggunakan tali untuk naik dan turun.
Pendaki juga harus sangat sigap agar tidak terkena hipotermia akibat cuaca yang sangat dingin.
Selain itu, Fiersa juga mengingatkan publik untuk memberi ruang bagi keluarga korban dan tidak membuat asumsi negatif tentang kejadian tersebut.
Fiersa menutup pesan dengan ungkapan, "Berikan ruang untuk berdoa bagi yang telah berpulang, dan beri kesempatan bagi keluarga untuk berduka."
Sosok Elsa Laksono dan Lilie Wijayati, Dua Sahabat Meninggal Bersama di Pendakian Carstensz Papua