Keluarga Cendana

Jejak Karir Ari Sigit & Eno Sigit, Cucu Presiden Soeharto Pensiun Jadi Penyanyi, Kini Urus Bisnis

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kakak beradik cucu Soeharto ini dulunya penyanyi lalu putuskan pensiun, kini jadi pengusaha sukses.

Beberapa lagu di album itu dinyanyikan bersama.

Album Ari yang berjudul Mungkinkah Kan Kembali (1996) sempat dipromosikan gencar di radio dan televisi.

Sayang pasar merespon biasa saja.

Profil Eno Sigit

Eno Sigit, cucu Soeharto sempat rilis album sebelum pensiun dari dunia hiburan. (Kolase Instagram)

Eno Sigit di masa muda dikenal sebagai seorang penyanyi.

Pada tahun 1996, Eno Sigit merilis album berjudul Jatuh Cinta bersama dengan komedian Indonesia, Harry de Fretes.

Melalui Instagram pribadi yang bernama @eno.sigit, Eno Sigit pernah memamerkan foto lawasnya ketika menjadi cover majalah.

Ia tampil di berbagai majalah seperti Sarinah, Matra dan Dewi.

Dalam setiap penampilan, Eno Sigit selalu tampil percaya diri.

Eno Sigit ketika menjadi cover majalah

Sayangnya, karir keartisan yang ia punya tidak lama.

Hanya sesaat setelah merilis album, Eno Sigit memutuskan menepi dari dunia hiburan.

Ia lantas memilih untuk fokus menjadi pengusaha.

Profesi sebagai pebisnis dilakoni Eno Sigit sampai saat ini.

Wanita yang kini menginjak usia setengah abad itu merupakan pemilik Grup Mahardika.

Grup tersebut adalah perusahaan yang punya usaha di bidang telekomunikasi, trasportasi, properti, dan hiburan.

Baca juga: Sosok Eno Sigit Cucu Soeharto Anak Sigit Harjojudanto dan Elsje Anneke, Awet Muda di Usia 50 Tahun

Perusahaan milik Eno Sigit diketahui bernama PT Visi Mata Seni (VMS).

Kemudian pada 2010, Eno SIgit juga melebarkan sayap di dunia pendidikan.

Ia mengakuisisi institusi pendidikan bernama Pumpkins International Preschool.

Tribuntrends/TribunJatim.com