Perkenalan antara Bung Karno dan Siti Oetari bermula ketika ia menuntut ilmu kepada HOS Tjokroaminoto.
Selama itu Bung Karno hanya menganggap Siti Oetari sebagai adiknya sendiri.
Ibu Siti Oetari mengalami sakit dan akhirnya meninggal dunia.
Baca juga: Status Hubungan El Rumi dan Syifa Hadju, Belum Pacaran? Maia Estianty Berdoa Keduanya Berjodoh
Adik Tjokroaminoto mendatangi Soekarno dan membujuknya untuk menikah dengan Siti Oetari untuk menghilangkan kesedihan di hati HOS Tjokroaminoto.
Pernikahan berlangsung cepat dan sederhana.
Meski begitu pernikahan Soekarno dan Siti Oetari sempat terjadi ketegangan lantaran Soekarno enggan mengganti pakaian yang ia kenakan karena dianggap tidak sesuai syariat Islam.
Saat itu Soekarno mengenakan setelan jas dan dasi. Dia pun menggertak penghulu akan membatalkan pernikahan tersebut karena bersikukuh tidak ingin mengganti pakaiannya.
Pernikahan Soekarno dan Siti Oetari merupakan “pernikahan gantung”, dikatakan kala itu Soekarno sebenarnya belum siap menikah.
Dia juga merasa Siti Oetari masih kekanak-kanakan.
Di sisi lain Soekarno juga masih menempuh pendidikan di Sekolah Tekhnik Tinggi untuk mengejar gelar Insinyur.
Beberapa bulan setelah itu, dia mengembalikan Oetari ke ayahnya lalu menceraikannya pada 1922.
Meski sudah dua tahun menikah, nenek Maia Estianty masih terjaga kesuciannya.
Cerita Maia Soal Neneknya
Maia pernah menyinggung soal neneknya, Siti Oetari kepada Irfan Hakim.
“Ada eyang Tjokroaminoto, buyut gue. Kakek buyut punya anak perempuan yang menikah dengan Soekarno, istri pertama,” kata Maia Estianty dikutip dari kanal Youtube DeHakims Story, Jumat, 9 Agustus 2024.
Baca juga: Maia Estianty Sadari Berkah Cerai dari Ahmad Dhani dan Berseteru dengan Mulan: Berjodoh Irwan Mussry