3. Siapa yang terlibat dalam pembentukan kampung Pancasila?
Jawaban:
Saat pembentukan kampung Pancasila desa Balun melibatkan beberapa pihak mulai dari kepala desa, seluruh elemen masyarakat desa tersebut hingga pemerintah.
4. Bagaimana upaya-upaya yang di lakukan warga kampung Pancasila agar tercipta harmoni dalam keberagaman kampung Pancasila?
Jawaban:
Pertama, melibatkan seluruh anggota masyarakat tanpa membedakan aliran kepercayaan dalam kegiatan bersama, seperti kerja bakti dan peringatan hari besar nasional.
Kedua, gotong royong menjaga ketertiban dan ketenangan saat ada aktivitas atau perayaan masing – masing agama.
Ketiga, membangun dan menjaga tempat ibadah yang berdekatan satu sama lain serta membantu mendeklarasikan pembentukan kampung Pancasila.
Dan, memberi kesempatan untuk orang lain menyampaikan gagasannya, mentoleransi hak hak umat beragama lain dan tidak memaksakan kehendak pribadinya.
5. Bagaimana upaya yang dapat kalian lakukan untuk mencontoh pembentukan kampung Pancasila?
Jawaban:
Pertama, memupuk dan menerapkan prinsip kesetaraan, keadilan, toleransi dan menghindari diskriminasi terhadap agama lain.
Kedua, meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, termasuk nilai-nilai keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Ketiga, berpartisipasi aktif dalam melindungi umat agama lain ketika sedang merayakan hari besar keagamaan dan peribadatan.
Keempat, melaksanakan kegiatan musyawarah dan saling tolong menolong serta menciptakan kehidupan bermasyarakat yang rukun, santun, dan berbudaya.
Selanjutnya, aktif membangun kegaiatan dan dialog yang baik pada lintas agama dan budaya untuk mempererat hubungan maupun memahami perbedan antarwarga.
( TribunTrends.com/ Tribunpontianak.co.id )