Kabupaten Klaten

Sekda Jajang Prihono Beri Bocoran Rencana Rangkaian Hari Jadi ke-220 Klaten dan HUT ke-79 RI!

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekertaris Daerah (Sekda) Jajang Prihono

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal gelar puluhan kegiatan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-220 Klaten sekaligus HUT ke-79 RI.

Rencananya puluhan kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat itu bakal mulai akhir Juni hingga September 2024.

Hal tersebut dikonfirmasi Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten Jajang Prihono kepada awak media disela-sela kegiatannya.

Baca juga: KBMKB ke-XXIII Demakijo Karangnongko Dibuka Bupati Klaten Sri Mulyani, Sasar Infrastruktur Pertanian

"Hari jadi ke-220 ini mengambil tema Sembodo Noto Praja," jelasnya, Kamis (27/6/2024).

Jajang melanjutkan, jika rangkaian kegiatan akan dilakukan selama beberapa bulan dimulai sejak akhir Juni 2024.

Sekertaris Daerah (Sekda) Jajang Prihono

"Kegiatan nanti mulai akhir Juni sampai dengan selesainya bulan Juli disambung ke peringatan HUT RI yang ke-79."

"Total ada berapa total kemarin ada 53 kegiatan, nanti akan (segera) kita kita publish. Apa bentuk kegiatannya, kapan dan dimana," jelasnya.

"Harapannya minggu ketiga ini sudah mulai di publish, agar masyarakat tahu rangkaian kegiatannya," imbuhnya.

Jajang berharap jumlah kegiatan dapat lebih disederhanakan lantaran keterbatasan waktu yang dimiliki.

Baca juga: BPBD Klaten Siapkan Anggaran Rp 250 juta untuk Droping Air Bersih, Antisipasi Kekeringan!

Meski berkurang jumlahnya, namun ada peningkatan kualitas jadi hal wajib yang harus dipenuhi.

Pihaknya memiliki alasan kuat mengapa jumlah kegiatan harus dikurangi. Ia menjelaskan, rangkaian Pemilu serentak menjadi alasan jumlah kegiatan tak sebanyak tahun lalu.

Setelah mempertimbangkan hal tersebut akhirnya diputuskan, puncak kegiatan akan dilakukan pada bulan September 2024.

"Harapannya bukan lagi bicara soal volume kegiatan, tapi kualitasnya yang ditambah dan ditingkatkan," tegasnya.

"Jangan sampai mengganggu tahapan Pemilu," pungkasnya. (*)