Berita Viral

Nasib Jemaah Haji Usai Pesawat Garuda Terbakar di Langit Makassar, Diterbangkan Lagi, Ganti Pesawat

Editor: jonisetiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jemaah Haji Kloter 5 Embarkasi Makassar Asal Kabupaten Gowa diterbangkan lagi usai sayap kanan pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar.

TRIBUNTRENDS.COM - 450 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 5 embarkasi Makassar dalam kondisi baik usai pesawat Garuda Indonesia dengan kode GIA 1105 yang mereka tumpangi melakukan pendaratan darurat usai mesin pada sayap sebelah kanan terbakar.

Seluruh jemaah yang kembali di Asrama Haji telah mendapat pelayanan kesehatan dari dokter.

Kabar terbaru seluruh jemaah haji kelompok terbang (kloter) 5 embarkasi Makassar sudah diterbangkan lagi usai adanya kendala pada mesin pesawat armada Boeing 747-400 (ER-BOS).

Penerbangan haji GA-1105 diterbangkan dengan pesawat berbeda, yakni armada Boeing 747-400 (ER-TRV) pada pukul 22.02 Wita dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Baca juga: Terekam! Video Detik-detik Sayap Pesawat Garuda Bawa 450 Jamaah Haji Terbakar di Langit Makassar

Diketahui, sebelumnya pesawat Garuda Indonesia dengan armada sempat melakukan prosedur Return to Base (RTB) pasca muncul percikan api pada mesin pesawat yang memerlukan proses pemeriksaaan lebih lanjut.

“Dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah pada esok hari (16/5/2024) pukul 03.40 setempat,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (15/5/2024).

Sementara itu Irfan menjelaskan, untuk armada Boeing 747-400 (ER-BOS) yang sebelumnya mengalami kendala teknis, akan berhenti operasional untuk sementara waktu.

“Ini untuk menjalani inspeksi menyeluruh bersama pihak-pihak terkait, hingga pesawat tersebut dinyatakan siap untuk kembali terbang,” ungkap dia.

Ilustrasi pesawat. (Gambar oleh Bilal EL-Daou dari Pixabay)

Dia menjelaskan, sebagai bagian dari langkah mitigasi operasional penerbangan haji dari Embarkasi Makassar agar tetap berlangsung lancar pasca peristiwa tersebut, 

Garuda Indonesia telah mempersiapkan alokasi pesawat back up guna memastikan keberangkatan calon jemaah haji selanjutnya berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Kondisi Jemaah Haji

Kakanwil Kemenag Sulsel, Muh Tonang memastikan, 450 jemaah kloter 5 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam kondisi baik, pasca insiden pesawat Garuda mengalami kendala.

Tonang mengatakan, seluruh jemaah yang kembali di Asrama Haji telah mendapat pelayanan kesehatan dari dokter.

"Kita berikan hak-haknya termasuk pelayanan kesehatan, mengecek seluruh jemaah dari aspek kesehatan melalui dokter kita yang ada di Asrama Haji dan dibantu oleh semua pihak petugas Embarkasi," kata Tonang kepada awak media di Aula Mina Asrama Haji Makassar, Rabu (15/5/2024) malam.

Baca juga: Kondisi 450 Jemaah Haji Sulsel Usai Muncul Percikan Api di Pesawat Garuda, Dapat Pelayanan Istimewa

"Kita juga siapkan konsumsi untuk seluruh jemaah haji dan snack juga dan Alhamdulillah mereka baik-baik saja," sambungnya.

Dia juga mengungkapkan, pasca kejadian, kondisi seluruh jemaah dinilai tidak ada yang merasa panik.

"Kita lihat semua jemaah haji kita ini seperti tidak merasakan apa-apa. 

Alhamdulillah jemaah sudah sehat-sehat semu dan diajak ketawa-ketawa," ungkapnya.

Jemaah Haji Kloter 5 Embarkasi Makassar Asal Kabupaten Gowa kembali ke Asrama Haji Sudiang Makassar pasca pesawat mesin sayap kanan pesawat Garuda Indonesia kode GIA 1105 diduga terbakar, Rabu (15/5/2024) sore.

Seluruh jemaah, lanjut Tonang, siap untuk kembali melakukan penerbangan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

"Saat ini mereka telah siap-siap untuk boarding kembali ke Bandara. 

Informasi yang kami dapatkan bahwa pesawat yang akan digunakan nantinya telah siap digunakan," pungkas dia.

Video Detik-detik Sayap Pesawat Garuda Bawa 450 Jamaah Haji Terbakar

Video detik-detik sayap Pesawat Garuda Indonesia angkut 450 Jamaah haji terbakar di atas langit Makassar, Sulawesi Selatan.

Kesaksian penumpang, suasana dalam kabin pesawat terasa panas karena AC tidak berfungsi akibat kerusakan mesin.

Baru terbang beberapa menit, pesawat Garuda Indonesia kembali berputar balik karena kerusakan mesin yang mengakibatkan kobaran api di sayap pesawat. 

Kondisi ini dialami pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 747-412 bernomor penerbangan GIA 1105 terbakar saat terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulsel menuju Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, Rabu (15/5/2024) sore.

Pesawat yang mengangkut 450 jamaah calon haji asal Kabupaten Gowa, Sulsel, yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Makassar itu take off pada pukul 15.38 Wita.

Baca juga: Momen Murid SD Muhammadiyah Plus Salatiga Study Tour Naik Pesawat Garuda, Nabung Sejak Kelas 1

Namun, setelah 8 menit di udara, pesawat tampak putar haluan sebagaimana data dari situs monitor penerbangan Flightware.com.

Pesawat tampak 9 kali putar-putar di udara.

Kemudian Return to Base (RTB) dan akhirnya mendarat pada pukul 17.07 Wita atau setelah 1 jam dan 29 menit terbang.

Foto yang beredar menunjukkan sayap kanan pesawat mengeluarkan api dan asap tebal di udara.

Pesawat itu mendarat darurat dengan kondisi mesin yang sudah rusak.

Seluruh jamaah calon haji yang ada di dalam pesawat Garuda Indonesia dalam kondisi baik dan kembali ke Asrama Haji Sudiang Makassar.  

Baca juga: Viral Pilot Garuda Pose 3 Jari dengan Mahfud MD, Erick Thohir Singgung Larangan: BUMN kan Bukan ASN

Salah satu jamaah yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat kepanasan dalam pesawat.

"Panas di atas tidak jalan AC-nya, tidak berasap-ji di atas pesawat tapi panas, mungkin karena itu (terbakar mesin)," ujarnya.

Dari cerita jamaah tersebut, pesawat sudah lepas landas dari bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

"Sudah hampir 1 jam perjalanan, sudah 45 menit kita terbang," katanya.

Saat di tengah perjalanan, ia mengaku mendapatkan informasi terdapat kerusakan mesin.

"Baru ada informasi bilang ada kerusakan mesin terpaksa kita harus putar," ungkapnya.

Baca juga: Viral Momen Manis Pilot Lamar Pramugari di Pesawat, Penumpang Ikut Haru, Kisah Cinta Terungkap

Dua kali memutari pulau, kata jamaah tersebut, barulah pesawat dapat kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Jadi dua kali dia putari itu pulau baru kembali ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin," jelasnya.

"Jadi lebih satu jam, karena kita berangkat tadi 15:35 Wita," katanya menambahkan.

Bos Garuda: Mesin bermasalah

Menanggapi insiden ini, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra mengatakan, pilot memutuskan return to base sebagai langkah cepat guna memitigasi risiko pada aspek safety dan keamanan operasional pada penerbangan tersebut.

"Keputusan RTB tersebut diambil oleh Pilot in Command (PIC) segera setelah pesawat lepas landas dengan mempertimbangkan kondisi kendala engine pesawat yang memerlukan pemeriksaaan lebih lanjut, setelah diketahui adanya percikan api pada salah satu engine," ujarnya, Rabu (15/5/2024).

Atas kondisi itu, menurut Irfan, engine pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada untuk dapat kembali beroperasi.

"Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan tersebut telah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 17.15 LT, dan hingga pernyataan ini disampaikan, seluruh penumpang tengah diarahkan kembali menuju asrama untuk menunggu kesiapan pesawat pengganti," kata Irfan.

Lebih lanjut, seluruh penumpang pesawat tiba di bandara dalam keadaan selamat dan baik, dan akan kembali diberangkatkan secepatnya mengacu pada kesiapan pesawat pengganti.

Proses pendampingan jemaah menuju asrama turut melibatkan stakeholder kebandarudaraan terkait guna memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan para penumpang terjaga dengan baik.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh Jemaah Haji pada penerbangan tersebut dan juga Kementerian Agama RI selaku penyelenggara haji. 

Garuda Indonesia tengah melakukan koordinasi intensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan tindak lanjut penanganan jamaah untuk dapat kembali melanjutkan perjalanan," imbuh Irfan.

***

(TribunTrends/Kompas)