Lebaran 2024

Unboxing Isi Bingkisan Open House Jokowi, Warga Dapat Kupon, Ditukar Beras, Teh hingga Minyak Goreng

Editor: Suli Hanna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Apa isi bingkisan open house Jokowi?

TRIBUNTRENDS.COM - Acara open house Jokowi saat lebaran dibanjiri masyarakat yang rela mengantre dari subuh.

Tak pulang dengan tangan kosong, warga yang datang mendapat bingkisan setelah acara open house Jokowi tersebut.

Apa isi bingkisan acara open house Jokowi saat lebaran?

Seperti diketahui, Presiden Jokowi diketahui menggelar acara open house di Istana Kepresidenan, Rabu (10/4/2024).

Mengetahui Jokowi open house, ribuan warga antri sejak subuh untuk bertemu orang no 1 di Indonesia tersebut.

Kini terungkap isi bingkisan yang disiapkan negara untuk warga yang hadir ke acara open house.

Baca juga: Apa Arti Open House Viral di TikTok? Istilah Populer di Momen Lebaran, Ketahui Maknanya!

Sebelumnya diberitakan, antrian warga yang ingin menghadiri open house Presiden Jokowi sudah mengular.

Antrian pun mengular sepanjang Jalan Majapahit.

Pantauan di lokasi pada pukul 08. 50 WIB, terlihat antrian mengular sepanjang jalan.

Antrian tersebut mencapai belokan jalan Ir H Juanda, atau sekitar 200 meter dari antrian pertama yang berlokasi di depan Pintu Majapahit Kemensetneg.

Beragam usia mengantri agar dapat mengikuti open house yang akan diikuti langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Mereka juga terlihat mengenakan pakaian terbaiknya.

Hari (44) adalah salah satu warga yang rela datang dari Bandung bersama anak dan istrinya untuk dapat mengikuti open house di Istana Negara ini.

"Buat Pak Jokowi, panjang umur. Semoga menjadi Bapak bangsa yang lebih bagus lagi dan tentunya harus dapat angpao," ucapnya.

Rupanya acara open house Presiden Jokowi ini menarik antusias warga.

Bahkan ada warga yang telah mengantri sejak subuh hingga tidur sebentar saja demi bertemu Presiden Jokowi.

Baca juga: Viral Momen Gibran Gelar Open House di Solo, Syok Kedatangan Pria Berkaus Ganjar-Mahfud, Beri Amplop

Suasana open house Presiden Jokowi (Tribunnews.com)

"Ngantri dari jam 04.00 WIB. Jam 02.00 WIB (bangun dan siap-siap). Enggak tidur lagi kita," ujar seorang warga bernama Cici (30), yang datang dari daerah Kwitang, Jakarta Pusat.

Saat ditemui sekitar pukul 06.30 WIB, Cici berharap pintu gerbang bisa segera dibuka agar dirinya dan rombongan bisa masuk bertemu Jokowi.

Selain itu, ia juga berharap mendapat kesempatan untuk menjabat tangan dan berfoto bersama Presiden Republik Indonesia.

"Iya, foto sekalian kalau bisa," ungkap Cici.

Selain Cici, ada warga lain juga yang sudah mengantri di depan gerbang Istana sejak subuh.

Mereka berasal dari berbagai daerah, yakni Bekasi, Jakarta, dan Tangerang.

Baca juga: Lebaran 2024 Megawati Tidak Open House, Tapi Elite PDIP hingga Wapres Maruf Amin Hadir Silaturahmi

Presiden Jokowi dan Iriana saat menyapa warga penyandang disabilitas di acara open house Idul Fitri yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/4/2024). (Dok Sekretariat Presiden)

Seorang warga lain bernama Barnabas Harriyanto Lahama (32) juga sudah mengantri di depan gerbang Istana Merdeka sejak pukul 05.30 WIB.

Dia sangat antusias untuk datang lantaran ini adalah tahun terakhir Jokowi menjabat sebagai Presiden RI.

"Ini ketemu presiden terakhir, masa tugasnya sudah habis. Mau salaman terakhir. Jadi tidak bisa dilupakan," ujar dia.

Adapun acara open house tersebut diwarnai kehadiran warga dari berbagai latar belakang dan profesi.

Di antaranya para pemulung dan penyandang disabilitas yang hadir di Istana untuk bertemu langsung dengan Jokowi dan Iriana.

Seorang pemulung asal Bekasi, Ana, mengaku merasa sangat senang bisa ikut open house di istana.

Sebab momen pertemuan dengan Presiden merupakan hal yang langka baginya.

"Aku tidak pernah lihat Presiden, tapi Bapaknya yang terbaik. Aku pemulung belum pernah bertemu Presiden."

"Ya Allah senang banget," ujar Ana dilansir siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu, dikutip dari Kompas.com.

Warga lainnya, yakni Agnes yang berasal dari Nambo, Kabupaten Bogor, menyebut sempat menangis sebelum berhasil bertemu Presiden.

Sebab dia sudah mengantre selama empat jam dan sempat terjepit saat berdesak-desakan dengan warga lain.

"Tadi berangkat dari Nambo sekitar jam empat pagi bangun, karena pengin ketemu Pak Jokowi."

"Ini sampai nangis-nangis kegencet tadi, sempat didorong, tapi senang banget, bahagia banget bisa ketemu sama Pak Jokowi, salut," kata Agnes.

Sementara itu, seorang warga Jakarta Utara, Faisal, membagikan cerita saat dia dan teman-teman dari organisasi disabilitasnya mendapat kabar tentang acara open house ini.

Faisal mengaku sangat gembira bisa bertemu dengan Presiden Jokowi.

"Tahu dari teman-teman organisasi teman-teman disabilitas, jadi kita bareng-bareng ke sini."

"Senang banget, baru pertama kali ini ketemu langsung sama Pak Jokowi," ujar Faisal.

Asih, anggota organisasi disabilitas lainnya, mengaku senang dan terharu bisa berjumpa secara langsung dengan Presiden Jokowi untuk pertama kalinya.

"Saya merinding, deg-degan saya, pertama kali saya bertemu Bapak Presiden. Saya tadi lihat di YouTube langsung datang ke sini," kata Asih.

Diketahui usai bersalaman dengan Jokowi, para masyarakat langsung mendapatkan sebuah kupon.

Kupon tersebut nantinya bisa langsung ditukar dengan sebuah bingkisan yang telah disiapkan oleh pihak istana.

Tribunnews.com pun berkesempatan melihat isi bingkisan tersebut dari seorang warga, Anja Sari (32 tahun), yang baru saja keluar dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Baca juga: Sedih Tidak Bisa Mudik, Satu Keluarga Ini Pilih Datang ke Open House Jokowi: Buat Ngobatin Rindu

Isi bingkisan untuk warga dari acara open house Presiden Jokowi di Istana Negara (Tribunnews.com)

Adapun isi bingkisan tersebut berupa beras, minyak goreng, gula, teh, dan biskuit.

Selain itu Anja Sari juga tampak membawa bingkisan lain berwarna hitam yang isinya adalah sekotak makanan dari salah satu restauran cepat saji.

Anja Sari sendiri mengaku telah mengantri sejak usai salat Idulfitri.

Namun ia tidak sempat bertemu dengan Jokowi karena baru bisa memasuki Istana Kepresidenan sekitar pukul 11.00 WIB.

Walau tak sempat bersalam disebabkan membludaknya masyarakat, beberapa pihak yang tidak bersalaman dengan Jokowi tetap dapat bingkisan, termasuk Anja Sari salah satunya.

Meski harus diwarnai aksi desak-desakan.

"Dapat (bingkisan), masuk jam 11. Niatnya mau salaman sama Jokowi tapi udah enggak bisa," kata Anja Sari.

Sebagai informasi, Jokowi menggelar open house pada hari Idulfitri di Istana Kepresidenan yang memperbolehkan warga untuk hadir.

Selain itu para jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju juga hadir ke Istana Kepresidenan untuk halal bihalal

(TribunTrends.com/ TribunJatim.com)