Selebrita

SADIS Cara YA Bunuh Dante, Angkat Korban saat Ada yang Lewat, Lalu Tenggelamkan Lagi Hingga Tewas

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Detik-detik Yudha Arfandi, Pacar Tamara Tyasmara tarik Dante saat renang hingga tewas

"Tersangka menarik badan atau kaki korban agar terus berenang, tersangka melakukan hal itu kurang lebih 4 kali," jelasnya.

Wira menuturkan, selama 12 kali menenggelamkan Dante, waktunya berbeda-beda.

"Variasi waktu 14 detik, 4 detik, 2 detik, 24 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik dan 26, yang terakhir adalah 54 detik," tuturnya.

Ia pun menjelaskan, pada rekaman CCTV terlihat ada adegan seolah tersangka merencanakan agar tindakannya tidak diketahui orang sekitar.

Sadisnya perlakuan Yudha Arfandi ke anak Tamara Tyasmara (YouTube)

"Betul-betul seolah-olah dikemas kematian korban akibat tenggelam," kata dia.

Hal itu terlihat pada rekaman saat tersangka menenggelamkan Dante sebanyak 2, 4, dan 7 detik.

Diduga Yudha Arfandi sengaja membenamkan kepala Dante sebentar karena dipergoki oleh live guard.

"Di situlah sebentar, (karena) ketika ada live guard lewat diangkat," pungkasnya.

Sementara itu, Angger Dimas mengaku emosi setelah melihat CCTV anaknya dibenamkan oleh Yudha Arfandi.

"Maaf ini saya pakai masker soalnya saya emosi banget," kata Angger saat diwawancara beberapa waktu lalu.

'Dicelupin Terus ke Air' Miris Saksi Mata, Lihat Sadisnya Yudha Tenggelamkan Dante: Anak Itu Muntah

Seorang saksi mata berikan kesaksiannya detik-detik saat Yudha Arfandi tenggelamkan Dante, putra Tamara Tyasmara.

Seorang saksi tersebut mengaku sempat curiga dengan perlakuan Yudha Arfandi kepada Dante.

Pasalnya pacar Tamara Tyasmara ini terus menenggelamkan tubuh Dante yang sudah memberontak.

Baca juga: Asli Tanpa Editan, Polisi Tegaskan Rekaman CCTV Yudha Arfandi Benamkan Kepala Dante 12 Kali Nyata

Tindakan Sadis Pacar Tamara Tyasmara Saat Jaga Dante di Kolam Renang (Youtube SCTV/TvOne)

Bahkan saat Dante sudah muntah-muntah, Yudha cuek dan terus menenggelamkan bocah enam tahun itu.

Halaman
1234