Uang di Dompet Istri Berkurang, Suami di Medan Emosi, Aniaya Istri di Depan Tetangga: Ampun!

Editor: jonisetiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suami aniaya istri di Jalan Nanggarjati, Kota Medan, karena uang di dompet istri berkurang, Sabtu (9/11/2023).

Dia kemudian mengejar wanita lainnya yang merekam video.

"Pak gila ya, tolong, woi gila tolong pak," ujar perekam video minta tolong.

Kasi Humas Polres Langkat, Iptu Rajendra Kusuma mengatakan, peristiwa dalam video viral itu terjadi Sabtu (9/12/2023).

Bermula saat korban DY (20) yang merupakan petugas koperasi, mendatangi rumah pelaku inisial S (46) untuk menagih utang istrinya.

Lihat Foto Polisi menangkap pria inisial S (46) karena menganiaya penagih utang, Sabtu (10/12/2023) (Dok Polres Langkat)

"Korban datang ke rumah S, untuk menagih angsuran utang istri S yang selama 1 Minggu ini belum dibayar, dimana diketahui bahwa istri S memiliki utang di salah satu koperasi, simpan pinjam tempat korban DY bekerja," ujar Rajendra saat dihubungi Kompas.com, Minggu (10/12/2023) melalui telepon seluler.

Kata Rajendra saat DY mendatangi rumah S, ternyata istrinya sudah seminggu tidak berada di rumah.

"Pelaku S lalu menyampaikan agar DY langsung saja mencari istrinya ke rumah mertuanya.

Karena korban DY tetap mempertanyakan masalah pembayaran utang istri S, pelaku emosi dan sempat terjadi pertengkaran mulut antara keduanya," ujar Rajendra.

Penagih utang di Desa Pematang Cengal, Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara diamuk pria pakai parang. (Ist)

Selanjutnya S mengusir mengusir DY, namun DY tidak mau pergi lantaran S tidak mau menjadi penjamin.

"Karena DY tetap tidak beranjak pergi, S emosi dan masuk ke dalam rumahnya untuk mengambil sebilah parang.

Selanjutnya S kembali keluar rumah dengan nada emosi, S membacok sepeda motor korban, yang mengakibatkan sepeda motor korban rusak dan terjatuh bersama korban," ujar Rajendra.

Baca juga: Sepasang Mahasiswa UNAND Mesum di Kamar Masjid, Teman Curiga Lihat Kamar Berantakan, 3 Kali Terjadi

Saat itu, S sempat bangkit dan berlari, namun kembali terjatuh saat dikejar DY.

"Pada saat terjatuh, S memukul pipi kanan DY dan memukul dada korban dengan menggunakan siku nya sehingga pipi kanan korban bengkak dan dadanya terasa sesak,'' ujar Rajendra.

Selanjutnya DY melaporkan peristiwa ini ke Polsek Tanjung Pura, polisi langsung bertindak dan menangkap pelaku.

"Pada hari itu juga pihak Polsek Tanjung Pura berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti untuk ditindak lanjuti," tutup Rajendra.

***

Artikel ini diolah dari TribunMedan