TRIBUNTRENDS.COM - Bocah berusia 5 tahun ini menghidupi dirinya sendiri dengan ngamen.
Bocah bernama Hamzah ini mengaku ngamen karena diusir orangtuanya.
Hamzah mengatakan bahwa dirinya ngamen untuk memenuhi kebutuhan perutnya.
Kendati usianya masih belia, Hamzah tak ragu membawa ukulele seraya bernyanyi di depan orang banyak.
Hal itu ia lakukan agar bisa mendapatkan sedikit uang.
Kisah Hamzah pengamen cilik berusia 5 tahun diusir orangtua pertama kali diviralkan pasangan suami istri Rifki dan Nay.
Dalam akun Instagram @rifkir2r, Rifki Munandar membagikan video saat ia dan sang istri bertemu Hamzah.
Baca juga: MIRIS! Pelajar SMA Bully Bocah SD di Bekasi Gegara Main Bola, Diejek hingga Badan Diputar-putar
Berlokasi di warung bakso wilayah Jatijajar, Depok, Rifki dan Nay melihat ada anak seusia putranya tengah mengamen.
Penasaran, Rifki dan Nay pun bertanya ke bocah tersebut.
"Tidurnya di stasiun, ayah di rumah," pungkas Hamzah dilansir TribunnewsBogor.com, Kamis (30/11/2023).
"Kamu disuruh ngamen?" tanya Nay.
"Diusir," akui Hamzah.
Kepada Rifki dan Nay, Hamzah bercerita soal identitasnya.
Bocah yang mengenakan kaos berwarna merah itu mengaku berasal dari Bojonggede, Kabupaten Bogor.
"Kalau mau ngamen?" tanya Nay.
"Duit dari ngamen," kata Hamzah.
"Kamu Bogornya di mana?" tanya Rifki.
"Bojonggede, naik kereta," ungkap Hamzah.
Mengurai alasan dirinya diusir, Hamzah menceritakan nasibnya. Hamzah pun mengaku kerap dipukuli ayah dan ibunya.
"Kenapa mama kamu ngusir kamu?" tanya Nay.
"(Aku) Dibawa ke stasiun, terus bajunya dibakar," pungkas Hamzah.
"Gara-gara apa diusirnya?" tanya Rifki.
"Aku tidur siang di kasur (enggak boleh), jadi di stasiun," ujar Hamzah.
Iba melihat nasib Hamzah yang memilukan, Rifki pun memviralkan kisah bocah tersebut.
Rifki rupanya penasaran dengan sosok orangtua hingga ingin mengembalikan Hamzah kembali ke rumahnya.
"Ya allah kasian banget anak ini..
Namanya Hamzah Usia 5thn.. kecil” udh jadi pengamen jalanan.. ketemu di jatijajar depok.. Jadi pengamen jalanan katanya diusir sama orang tua nya..
Tidur di stasiun depok baru..tinggal katanya di bojonggede..
Kadang ngamen juga dipalak sama anak jalanan lain nya..
Barangkali ada orang tua nya yg emang nyari anak tsb.. ada di stasiun depok baru," ungkap Rifki.
Fakta Asli dari Tetangga
Selang sehari kemudian, Rifki dan Nay pun kembali merekam momen kebersamaan mereka dengan Hamzah.
Rupanya Nay sempat mengajak Hamzah ke rumahnya.
Setelah itu, Rifki dan Nay pun mengajak Hamzah untuk pulang ke rumahnya.
Saat hendak dipulangkan ke rumahnya, Hamzah merengek hingga menangis.
Bocah lima tahun itu bahkan memberontak dan memaksa Rifki tak mengantarnya ke rumah.
Hingga akhirnya Rifki pun menggendong Hamzah dan mengantarnya ke rumah kontrakannya.
Ternyata Hamzah berbohong soal alamat rumahnya.
Bukan di Bogor, Hamzah ternyata beralamat di kawasan Sukamaju Baru, Depok
Melihat Hamzah diantar oleh orang lain, para tetangga langsung menyambutnya.
Para tetangga pun mengurai fakta mengejutkan soal sosok Hamzah dan keluarganya.
Bahwa selama ini Hamzah memang tak dipedulikan orangtuanya.
"Dia mah tinggalin aja, bapaknya juga enggak hirauin," imbuh tetangga Hamzah.
"Enggak usah besok apa, nih malam dilepas juga hilang lagi. Biarin aja, ntar juga ada yang anterin," saut tetangga yang lain.
Baca juga: Bukannya Ditolong, Bocah Mohon Ampun Saat Dibully Malah Ditertawakan Teman, Videonya Langsung Viral
Fakta dari Orangtua Hamzah
Tak cuma dari tetangga, orangtua Hamzah pun turut mengurai fakta asli soal kisah Hamzah.
Dihubungi TribunnewsBogor.com via DM Instagram, Rifki bercerita tentang sosok Hamzah sebenarnya seperti apa.
Ternyata alasan orangtua Hamzah mengabaikan anaknya karena tak kuat menghadapi sikap sang putra.
Biasa hidup di jalanan, orangtua Hamzah lelah dengan perangai Hamzah.
"Anaknya udah terlalu liar dengan lingkungan anak jalanan. Jadi ibunya sampai pernah bilang usir dia. Kejadian diantar pulang ke rumahnya pun udah 2 kali terjadi," kata Rifki.
Diungkap orangtua Hamzah, bocah berusia 5 tahun itu sudah mengenal dunia bebas.
Bahkan Hamzah disinyalir sudah ikut-ikutan merokok hingga minum minuman keras.
"Pergaulan pengamen jalanan jadi dia ikut-ikutan ngerokok bahkan miras. Jadi dia suka ikut teman-temannya diajak ke stasiun Depok Baru," imbuh Rifki.
Saat ditemukan Rifki dan Nay, Hamzah ternyata sudah lima hari kabur dari rumah dan tidur di pos Stasiun Depok Baru.
Terkait identitas orangtua Hamzah, Rifki memberikan gambaran.
Bahwa ibunda Hamzah adalah seorang pengamen, sementara ayahnya adalah sopir truk losbak.
Saat didatangi ke rumahnya, ibunda Hamzah sedang mengamen sehingga tak ada di rumah.
Rifki dan Nay hanya sempat bertemu ayah Hamzah.
"Kata tetangga terdekat emang udah hal biasa Hamzah suka keluar rumah, kabur. Karena pernah diomelin ibunya terus dia kabur," ujar Rifki.
Dari pertemuan itu, Rifki dan Nay jadi tahu satu fakta lain soal keluarga Hamzah.
Bahwa kakak Hamzah yang berusia 8 tahun juga sudah kabur dari rumah sejak lama.
(TribunBogor)
Diolah dari artikel di TribunnewsBogor.com