Tepatnya 12 Oktober 2023, Nanie kembali berkonsultasi secara online.
Lanjut Yossi, saat itu Nanie melakukan uji laboratorium atas rujukan dari dokter yang akan menangani operasi sedot lemak.
"Hasil laboratorium itu juga menjadi salah satu bahan diagnosa yang dilakukan oleh dokter sebelum dilaksanakannya operasi.
Nah kemudian pelaksanaan operasi diputuskan pada tanggal 21 Oktober," ungkap dia.
Baca juga: Terkuak Kondisi Nanie Darham saat Sedot Lemak, Sempat Dinyatakan Sehat, Pilu Nyawa Tak Tertolong
Setelahnya pihak klinik menghubungi ambulans untuk membawa Nanie ke rumah sakit di kawasan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Namun saat tiba di rumah sakit dan dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD), korban dinyatakan meninggal dunia.
"Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit.
Ditangani di IGD di rumah sakit di daerah Bintaro, dan dinyatakan korban meninggal dunia," ujar Yossi.
Dinilai janggal, pihak keluarga akhirnya melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan malapraktik yang dialami Nanie.
"Saat ini kami sedang melaksanakan penanganan terhadap laporan polisi tanggal 22 Oktober terkait adanya dugaan malapraktik dengan korban saudari NA," ucap Yossi.
Nanie Darham diduga nekat menjalani operasi sedot lemak itu karena ingin mengembalikan penampilannya setelah melahirkan.
Padahal, Nanie Darham baru saja melahirkan anak keduanya dua bulan sebelum ia operasi sedot lemak.
Pemain film Air Terjun Pengantin ini bahkan rela merogoh kocek ratusan juta demi sedot lemak yang dijalaninya.
Nanie saat itu bertemu dengan dr berinisial D.
Lega akhirnya bisa sedot lemak, Nanie pun bersemangat kala dokter di klinik tersebut menjelaskan operasi.