Kini, polisi menjadwalkan untuk bertemu sopir ambulans yang membawa korban ke rumah sakit dan dokter instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.
"Sopir ambulans dan dokter jaga IGD bakal kami minta keterangan dalam waktu dekat," imbuh dia.
Sebagai informasi, Nanie Darsam tutup usia saat menjalani operasi sedot lemak, Sabtu (21/10/2023) lalu.
Namun, operasi yang dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB itu tak berjalan mulus.
Baru 5 menit selesai operasi, kondisi Nanie mengkhawatirkan hingga dilarikan ke Rumah Sakit dr. Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan dengan ambulance.
Saat dibawa ke rumah sakit, Nanie rupanya sudah meninggal dengan kondisi darah keluar dari mata dan hidung.
Adapun Nanie meninggal di usia 40 tahun.
Ia meninggalkan kedua buah hatinya yang masih kecil.
Anak bungsunya bahkan baru berusia 2 bulan.
Awal Mula Tergiur
Nanie Darham saat itu datang ke klinik kawasan Cipete itu, Nanie ditemani rekannya, Erika.
Lega akhirnya bisa sedot lemak, Nanie pun bersemangat kala dokter di klinik tersebut menjelaskan operasi.
Baca juga: Mengenaskan Kondisi Nanie Darham, Sudah Meninggal saat Dilarikan ke RS, Mata dan Hidung Berdarah
Dijanjikan Aman
Terlebih sang dokter berinisial D itu menonjolkan keungguhan sedot lemak di kliniknya.
"Saat konsultasi, berinisial D hanya menunjukkan tablet mengenai prosedur operasi sedot lemak, dia bilang operasi sedot lemak operasi yang ringan, bahkan pasien dengan bius lokal bisa sambil main HP.