TRIBUNTRENDS.COM - Berikut deretan fakta mengenai gencatan senjata sementara Israel-Hamas.
Israel dan Hamas sepakat melakukan gencatan senjata selama empat hari.
Menurut pengumuman mediator Qatar, gencatan senjata sementara dimulai pada Jumat (24/11/2023) pukul 07.00 waktu setempat atau 12.00 WIB.
Setelah 47 hari pemboman Israel menggempur wilayah Palestina yang dikuasai militan Hamas, gencatan senjata sementara ini mendapat sambutan baik.
Baca juga: Ayah Relawan dari Singkawang Ketar-ketir Israel Serang RS Indonesia di Gaza, Bagaimana Kondisinya?
Inilah fakta-fakta mengenai gencatan senjata sementara antara Israel-Hamas:
1. Peran Qatar
Qatar memainkan peran penting dalam tercapainya kesepakatan gencatan sementara antara Israel-Hamas.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari memimpin mediasi antara kedua belah pihak.
Ia mengatakan bahwa gencatan senjata sementara akan mulai berlaku pukul 07.00 waktu setempat atau 12.00 WIB, Jumat (24/11/2023).
2. Sandera Hamas Dibebaskan
Pukul 16.00 waktu setempat nanti, 13 sandera yang ditahan Hamas di Gaza akan dibebaskan.
3. Garis besar isi perjanjian gencatan senjata sementara Israel-Hamas
Garis besar utama dari gencatan senjata sementara antara Israel-Hamas adalah jeda pertempuran, pertukaran tawanan Hamas dengan warga Palestina yang di penjara di Isael, penghentian lalu lintas udara di Gaza utara pada jam-jam yang disepakati dan seluruh Gaza selatan.
Hamas mengatakan bahwa Israel setuju untuk menghentikan lalu lintas udara di Gaza utara mulai pukul 10 pagi (08:00 GMT) hingga pukul 16:00 (14:00 GMT) setiap hari.
Dan di Gaza selatan selama keseluruhan gencatan senjata.