TRIBUNTRENDS.COM - Belakangan ini viral istilah coping mechanism sering seliweran di TikTok.
Konten kreator TikTok tak jarang membuat konten dengan mencatumkan istilah coping mechanism.
Namun, masih banyak orang tak paham apa arti istilah coping mechanism.
Penasaran apa arti coping mechanism? Simak penjelasannya berikut ini!
Coping Mechanism merupakan Bahasa Gaul yang istilahnya berasal dari Bahasa Inggris yang mana Coping memiliki arti mengatasi dan mechanism bila diartikan itu mekanisme.
Baca juga: Apa Arti Double Text Viral di TikTok? Istilah Lagi Hits Sering Dipakai Anak Muda, Ini Maknanya
Namun, apabila diartikan secara gabungan yaitu Coping Mechanism ini diartikan sebagai mekanisme penanggulangan.
Maksudnya dari mekanisme penanggulangan ini dimana seseorang ini memiliki strategi untuk mengatur emosi yang dimilikinya dalam situasi yang tak mengenakkan dan cukup membuatnya tertekan.
Coping mechanism adalah istilah yang kerap menjadi bahasa gaul dalam pernyataan strategi atau cara yang dimiliki seseorang dalam mengelola emosinya di tengah masalah yang dihadapinya atau bagaimana caranya dalam mengelola stress.
Biasana masalah yang dimiliki seseorang ini cukup membuatnya berada dalam tekanan yang besar dan memiliki tanda-tanda bahwa apabila dirinya tak melakukan coping mechanism, akan membuatnya mengalami stress dan juga depresi.
Coping mechanism ini cara pengelolaan seseorang agar stress ataupun depresi yang dimilikinya tak bertumbuh makin parah.
Maka dari itu, dalam mengelolanya mereka perlu melakukan kegiatan yang sibuk dan terkesan membuatnya lupa.
Dan juga terkadang kegiatan-kegiatan tersebut memiliki perbedaan akan setiap orang karena mereka memiliki caranya yang ampuh masing-masing.
Mereka yang melakukan coping mechanism ini sudah dipastikan telah mengenal dirinya sendiri sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika situasi dirinya sedang tidak baik-baik saja dan memahami diri bagaimana menjauh dari hal yang membuatnya beremosional tinggi.
Beragam kegiatan yang dilakukan untuk coping mechanism ini, biasanya mereka cenderung menyibukkan diri di setiap waktunya.
Seperti mendadak rajin membersihkan apapun ataupun memiliki jadwal yang padat untuk olahraga ataupun produktif mencari tahu hal-hal yang ingin dipelajari.