Namun untuk program doktoralnya ini, Zhang Xinyang menghabiskan banyak waktu untuk lulus.
Baca juga: Ya Tuhan! Bocah Disiksa Ibu Kandung, Diselamatkan Warga saat Diikat di Pohon Pisang: Wajahnya Pucat
Ia baru bisa menyelesaikan gelar Ph.D-nya pada tahun 2019.
Di titik inilah kehidupan Zhang Xinyang mulai mengalami kemunduran.
Meski sudah dinyatakan wisuda, namun banyak orang cuirga lantaran tidak bisa menemukan tesis yang ia buat.
Setelah mendapatkan gelar doktor, Zhang Xinyang sempat bekerja sebagai guru paruh waktu di Universitas Ningxia.
Namun ia mengundurkan diri pada Agustus 2021.
Selama bekerja sebagai guru, Zhang Xinyang mengumpulkan uang sebesar 50 ribu yuan atau sekitar Rp 105 juta.
Zhang Xinyang sempat pula terlibat dalam proyek pendidikan dengan beberapa temannya meski hasil proyek itu tak terlalu menggembirakan.
Kini lantaran proyeknya gagal, Zhang Xinyang tak lagi punya pekerjaan dan hidup sebagai pengangguran.
Meski begitu, Zhang Xinyang masih santai saja lantaran sokongan uang dari orangtuanya.
"Setiap beberapa bulan orangtua saya mengirim 10 ribu yuan (sekitar Rp 20 juta).
Jadi rasanya tidak apa-apa jika saya tidak punya gaji tetap," ungkap Zhang Xinyang.
Baca juga: REMUK Lihat Istri Selingkuh, Pria Ini Sakit Hati hingga Depresi, Minta Ganti Rugi Rp2,5 Miliar!
Orangtua Zhang Xinyang sebenarnya kurang setuju dengan sikap putra mereka.
Tentu saja mereka ingin anaknya lebih rajin bekerja dan segera punya kemandirian finansial.
Namun Zhang Xinyang sendiri nampak tak terlalu peduli dengan hal itu.