Berita Viral

Wikwik Berujung Maut, Kakek di Kendari Tewas Usai Sewa PSK, Ditemukan di Gubuk Tanpa Celana

Editor: jonisetiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mayat seorang kakek di Kendari yang ditemukan di gubuk usai sewa PSK.

"Kami mendatangi dan mengamankan TKP.

Kemudian melakukan olah TKP dan membawa mayat ke rumah sakit Bhayangkara Kendari serta melakukan penyelidikan," ujarnya.

Pihaknya juga menyita beberapa barang bukti di lokasi kejadian.

Di antaranya satu celana panjang warna silver yang berisikan uang sejumlah Rp333.000, satu bungkus rokok, satu buah korek gas warna merah, dan tiga buah kunci.

Lalu satu celana pendek warna hitam putih berisikan uang sebesar Rp3.900.000, satu buah celana dalam warna hijau, topi warna biru, kaca mata dan satu pasang sandal serta satu kain lap motif bunga.

Baca juga: MIRIS Demi Uang Rp 4 Ribu, Nenek Berusia 70 Tahun Masih Jadi PSK, Pelanggannya Anak SD : Udah Kendor

Kasus Lain: Nenek Berusia 70 Tahun Masih Jadi PSK, Pelanggannya Anak SD, Dibayar Rp 4 Ribu

Wawancara dokter Dewi Inong Inara baru-baru ini viral di media sosial.

Bukan tanpa sebab, dia menceritakan mengenai pekerja seks komersial yang ternyata tidak memandang umur.

Dikatakan dokter Dewi Inong Inara seorang lansia menjadi pekerja seks komersial (PSK) demi uang Rp 4 ribu.

Hal itu diceritakan dokter Dewi Inong Inara saat jadi bintang tamu di kanal YouTube Macan Idealis.

Dalam kesempatan itu, Dewi Inong Iriana mulanya menjelaskan mengenai pasien yang mengidap HIV karena memiliki hobi melakukan hal tak senonoh pada orang-orang tuna Susila.

Baca juga: SESAL Nenek Overprotektif, Tangan Cucu Jadi Bengkak, Terpaksa Harus Diamputasi Selamatkan Nyawa

Dokter Dewi Inong Iriana cerita mengenai seorang lansia yang jadi pekerja seks komersial.

“Laki-laki tuna Susila tuh di suatu taman di Jakarta Timur tuh,

Kalau malam berubah loh, jadi tempat itu loh.

Cobain sekali-sekali kalau mau," tutur Dokter Dewi Inong Inara.

"Di mana dok, taman mana?” tanya lawan bicara sang dokter.

Halaman
123