Berita Viral

SOSOK M Imran, Camat Kemuning Palembang Kaya Raya, Harta Rp 1 M, Hidup Mewah, Pamer Keliling Dunia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nama M Irman, Camat Kemuning, Palembang Sumatera Selatan menjadi sorotan lantaran memiliki kekayaan miliyaran rupiah dan sering pamer kemewahan

Merasa hidupnya susah, Irman lantas bertekat harus sukses untuk merubah nasibnya dan keluarga.

Baca juga: BIDUAN Hobi Nyanyi Lagu Kartun Era 90-an di Hajatan, Ini Sosok Dini Sapitri, Dulu Mau Jadi Atlet

Usahanya belajar dengan giat pun membuahkan hasil, Irman sempat juara umum di kelas 5 dan 6 SD.

Setelah lulus SMP, Irman lantas masuk ke sekolah kedinasan, STPDN atau yang kini dikenal dengan IPDN.

Irman lantas menikah dengan Indah Muyjaer, selebgram di Palembang.

Beginilah penampakan rumah mewah Camat Kemuning (kiri) yang memiliki ruang khusus untuk karaoke (kanan). (Instagram/lambeh_naunau)

Dari pernikahannya, Irman dan Indah memiliki tiga buah hati.

Irman lantas dilantik sebagai camat Kemuning di tahun 2020 lalu selang beberapa bulan sebelum covid-19 masuk Indonesia.

Harta kekayaan Camat Kemuning

Dilansir dari LHKPN pada Jumat (9/6/23), M Irman suami Selebgram Indah Mujyaer memiliki kekayaan sebesar Rp. 1.620.791.389.

Saat melaporkan harta kekayaan saat masih menjabat sebagai Camat Sematang Borang. Di mana kini M Irman sudah pindah menjadi Camat di Kemuning.

Laporan ini terakhir kali diupdate pada 31 Desember 2018. Artinya, M Irman sudah hampir 5 tahun tidak melaporkan kekayaannya di LHKPN.

Baca juga: SOSOK Dewi Paramitha, Dulu Sespri Menteri, Kini Jualan Keripik, Pilu Pernah Diselingkuhi Tunangan

Irman Camat Kemuning, Harta Kekayaanya Kini Disorot (instagram)

Adapun rincian harta kekayaan M Irman dimulai dengan tanah dan bangunan senilai Rp. 1.600.000.000.

Kemudian, untuk harta di bidang transportasi dan mesin senilai Rp. 300.087.000. Di mana M Irman diketahui melaporkan unit Toyota Fortuner Rp. 300.087.000.

Camat Kemuning, M Irman (kiri), Camat Kemuning bersama Istri, Indah Mujyaer (Kanan) (Instagram)

Sementara itu, untuk harta bergerak dan surat berharta tidak terlapor.

Sedangkan untuk kas dan setara kas Rp. 65.704.389.

Halaman
123