Sebagai contoh, mereka bisa tiba-tiba marah atau menghindar jika Anda mulai membicarakan kelanjutan hubungan kalian.
Ketika seseorang menyukai Anda, dia akan berusaha meyakinkan Anda melalui kata-kata dan tindakannya.
2. Jarang Komunikasi
Jika seseorang benar-benar berkeinginan untuk menjalin hubungan dengan Anda, dia pasti menjaga komunikasinya dengan baik.
Sehingga Anda harus waspada jika gebetan jarang menghubungi saat melakukan pendekatan.
Anda tidak pernah tahu kapan mereka akan menghubungi.
Akibatnya, hubungan tersebut akan berjalan sesuai dengan keinginan mereka.
Beberapa pelaku breadcrumbing bahkan hanya menghubungi target saat larut malam karena merasa kesepian dan butuh teman ngobrol.
3. Suka Memberi Harapan Palsu
Pelaku breadcrumbing juga hobi memberi harapan palsu.
Dia bisa membuat Anda merasa sangat diinginkan karena membanjiri Anda dengan perhatian dan kasih sayang secara online.
Bahkan kata-kata manisnya bisa membuat Anda merasa terbang di atas awan.
Namun sikapnya bisa berubah sedingin es di waktu yang lain hingga Anda merasa tak dihargai.
Oleh sebab itu, jangan menaruh ekspektasi tinggi apalagi sampai baper jika kalian belum meresmikan hubungan.
Tetap jalani pendekatan dengan se-objektif mungkin sampai kalian mengkonfirmasi perasaan pada satu sama lain.
Baca juga: Apa Arti Kumaha Aing Istilah Viral TikTok? Bahasa Sunda Populer, Jadi Judul Lagu Baru Wali Band
4. Tidak Mementingkan Perasaan
Seorang breadcrumber bisa datang dan pergi tanpa mementingkan perasaan korbannya.
Mereka cenderung mengirim "pesan musiman" alias di waktu-waktu tertentu saja.